MotoGP 2018
Topik

MotoGP 2018

Komisi Grand Prix perketat aturan pembalap pengganti

dibagikan
komentar
Komisi Grand Prix perketat aturan pembalap pengganti
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
12 Sep 2018 11.45

Sejumlah aturan diperbarui Komisi Grand Prix – berkaitan prosedur start balapan basah, perubahan penalti posisi, serta pembalap pengganti. Juga menyangkut wild card Moto2 pada 2019.

Pembaruan regulasi dibahas dalam pertemuan di Misano, Sabtu (8/9) akhir pekan laku, dihadiri Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna Sports), Paul Duparc (FIM), Herve Poncharal (IRTA) dan Takanao Tsubouchi (MSMA).

Turut pula kehadiran Carlos Ezpeleta (Dorna), Mike Trimby (IRTA, Sekretaris pertemuan) dan Corrado Cecchinelli (Direktur Teknologi MotoGP).

Berikut keputusan Komisi Grand Prix:

Regulasi Olahraga - BERLAKU EFEKTIF SEGERA

Prosedur Start Balapan Basah
Ketika balapan dimulai dalam “prosedur mulai basah” ada potensi kesulitan bagi tim untuk mengisi tangki bahan bakar hingga kapasitas penuh. Oleh karena itu, telah diputuskan bahwa ketika prosedur mulai ini diterapkan, maka jumlah balapan akan dikurangi satu lap.

Perubahan Penalti Posisi
Penalti yang mengharuskan pembalap mengubah posisi (saat balapan) ditampilkan pada pit board di garis finis selama lima lap. Karena penalti tersebut sudah ditampilkan di dashboard motor pembalap dan karena ada potensi untuk berbagai perubahan posisi yang akan terjadi dalam periode lima lap, diputuskan bahwa pit board di garis finis hanya akan ditampilkan untuk tiga lap terakhir.

Pembalap Cadangan dan Pengganti
Telah muncul perhatian bahwa tim-tim kelas MotoGP dapat memanipulasi peraturan saat ini untuk mengganti mesin dalam tim yang sama, atau dengan tim lain, dan mungkin membantu pembalap yang hampir melebihi alokasi mesinnya. Karena ada begitu banyak kemungkinan skenario regulasi akan dimodifikasi sehingga pembalap cadangan atau pengganti tidak bisa menjadi pembalap yang saat ini dikontrak untuk Kejuaraan kecuali disetujui Komisi Grand Prix.

BERLAKU EFEKTIF MUSIM 2019

Wild Card Kelas Moto2
Karena keterbatasan ketersediaan mesin baru Moto2 2019 baru dan fakta bahwa tidak akan ada mesin spesifikasi ini di Kejuaraan lain, disepakati entri wild card Moto2 tidak akan tersedia pada 2019. Situasi ini akan ditinjau untuk musim 2020.

Triumph menjadi pemasok tunggal mesin Moto2 pada 2019

Triumph menjadi pemasok tunggal mesin Moto2 pada 2019

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
Yamaha bermasalah, Rossi tak mengira tiga besar klasemen

Artikel sebelumnya

Yamaha bermasalah, Rossi tak mengira tiga besar klasemen

Next article

Ducati telat panas, Marquez sebut dirinya beruntung

Ducati telat panas, Marquez sebut dirinya beruntung
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Penulis Scherazade Mulia Saraswati
Tipe artikel Breaking news