Kondisi Fausto Gresini Lebih Stabil

Kondisi pemilik tim MotoGP, Gresini Racing, Fausto Gresini, masih dirawat di sebuah rumah sakit di Bologna, Italia. Namun, kondisinya sudah membaik.

Kondisi Fausto Gresini Lebih Stabil

Berita menggembirakan datang dari unit gawat darurat RS Maggiore Carlo Alberto Pizzardi di Bologna, Italia. Fausto Gresini sudah sadar dan dalam kondisi stabil. Meskipun begitu, situasi ini tetap tidak bisa dianggap enteng.

Pemilik tim MotoGP, Gresini Racing, itu terjangkit Covid-19 hanya beberapa hari menjelang liburan Natal. Pria 59 tahun itu lantas dilarikan ke sebuah rumah sakit di Imola, Italia, pada 27 Desember 2020 lalu.

Namun, karena kondisinya semakin parah, Gresini pun dirujuk ke rumah sakit khusus Covid-19 di Bologna dan dirawat hingga kini. Kabar soal kondisi terkini Gresini tersebut dikeluarkan lewat Twitter resmi tim pada Sabtu (9/1/2021) malam lalu.

“Kondisi klinis Fausto Gresini masih serius namun sudah lebih stabil. Ia masih perlu ventilator untuk memastikan suplai oksigen dalam darahnya cukup,” kata dr. Nicola Cilloni seperti pernyataan resmi Gresini Racing.

Namun begitu, menurut Cilloni, kondisi Gresini bisa stabil juga berkat bantuan obat penenang. Itulah salah satu faktor yang membuatnya bisa sadar.

“Gresini seorang petarung dan sangat kooperatif. Itu sangat membantu tim dokter yang menangani penyakitnya. Kecuali sistem pernapasan, organ lain di tubuh Gresini semua berfungsi normal,” tutur dr. Nicola Cilloni.

 

Fausto Gresini adalah juara dunia kelas 125 cc (kini Moto3) 1985 dan 1987. Pada 1997, ia membentuk Gresini Racing dan mulai menggeliat di kelas 250 cc (kini Moto2).

Gresini Racing menjuarai kelas 250 cc pada 2001 lewat Daijiro Kato dan Moto2 2020 oleh Toni Elias.

Pada 2002, Gresini Racing kembali ke kelas tertinggi, MotoGP (sebelumnya debut di 500 cc pada 1997) dengan nama tim Fortuna Honda Gresini. Gresini Racing pun mulai menggila saat menggunakan nama Telefonica Movistar Honda mulai 2003.

Baca Juga:

Sete Gibernau menjadi runner-up MotoGP 2003 dan 2004. Hasil yang sama ditorehkan Marco Melandri di MotoGP 2005, saat Gresini Racing menggunakan nama Movistar Honda MotoGP.

Pada MotoGP 2011, Gresini Racing mendapat pukulan saat Marco Simoncelli meninggal dunia dalam kecelakaan di GP Malaysia.

Pembalap Indonesia, Doni Tata Pradita, juga pernah turun bersama Gresini Racing di kelas Moto2 pada 2013. Dengan bendera Federal Oil Gresini Moto2, rekan setim Doni Tata saat itu tak lain Franco Morbidelli, runner-up MotoGP 2020 lalu.

Sejak MotoGP 2016, Gresini Racing menjadi bagian dari skuad pabrikan Aprilia Racing Team Gresini. Kerja sama mereka akan selesai pada akhir MotoGP 2021 mendatang.

dibagikan
komentar
Schwantz: Suzuki Punya Tugas Berat Cari Pengganti Brivio

Artikel sebelumnya

Schwantz: Suzuki Punya Tugas Berat Cari Pengganti Brivio

Artikel berikutnya

Indonesia Menjadi Bagian dari Sejarah MotoGP di Asia

Indonesia Menjadi Bagian dari Sejarah MotoGP di Asia
Muat komentar