KTM siap beraksi di MotoGP Valencia

Starting grid MotoGP di Valencia akhir pekan ini bakal terasa istimewa. Pabrikan asal Austria, KTM Factory Racing Team, akan melakoni debut dengan menurunkan pembalap tes Mika Kallio.

Setelah menjalani tujuh kali tes ekstensif, total menghabiskan 35 hari di trek, KTM akan balapan dengan status wild card di Valencia, yang dimulai saat sesi Free Practice 1 pada Jumat (11/11) besok.

Ini bukan kali pertama KTM tampil di MotoGP. Pabrikan Austria itu pernah memasok mesin untuk tim balap dan motor Kenny Roberts Senior di Proton Team KR pada 2005. Mesin yang dipasok berkapasitas 990cc V4 dan awalnya didesain sebagai bagian dari proyek GP1, tapi tidak dilanjutkan oleh KTM pada 2003.

KTM tercatat meraih kesuksesan di kelas ringan, ketika memenangi balapan 125cc bersama Casey Stoner di Grand Prix Malaysia pada 2004. Lalu, pada 2013, mereka memenangi setiap balapan Moto3, dan merebut dua gelar juara konstruktor.

KTM juga memiliki pengalaman di kelas menengah, dengan KTM 250 FPR debut di 2005 dan memenangi GP Turki 2006. Hiroshi Aoyama dan Kallio mengoleksi sembilan kemenangan, sebelum kemudian KTM menarik diri pada akhir 2008.

“Awal di Valencia akan menjadi momen yang luar biasa. KTM memperkenalkan motor baru, dan ini merupakan kehormatan besar untuk menjadi salah satu pembalap yang balapan pertama kalinya,” ucap Kallio.

“Keseluruhan musim ini telah berjalan hebat, dan saya tidak dapat membayangkan cara yang lebih baik untuk mengakhiri musim. Pastinya, akhir pekan ini akan luar biasa bagi saya dan seluruh staf KTM. Tim akan mendapatkan pengalaman berharga saat bekerja di bawah tekanan, dan saya akhirnya bisa menikmati MotoGP lagi.

“Saya tidak akan berada di barisan belakang dalam balapan ini. Saya akan fokus kepada target pribadi setelah latihan bebas. Saya bisa balapan tanpa merasa tertekan, dan saya percaya, saya akan tampil bersemangat ketika lampu merah padam,” tekadnya.

KTM RC16 melakoni debut publik ketika mantan pembalap MotoGP, Alex Hofmann, melakukan tes di Austria pada akhir 2015. Tes pertama tersebut untuk memastikan bahwa motor bekerja dan berfungsi dengan baik.

Tim lalu bertolak menuju Valencia, di mana Hofmann menjalani tes bersama Kallio. Tak hanya memiliki dua pembalap berpengalaman, mantan Crew Chief Dani Pedrosa, Mike Leitner, juga ikut terlibat dalam tes kedua ini.

Pada tes ketiga di Jerez – Februari – Randy De Puniet mengambil alih posisi pembalap tes dari Hofmann. Pengalaman De Puniet dianggap membawa dampak positif bagi pengembangan RC16. Terutama jika mengingat bahwa pembalap Perancis itu juga sangat terlibat dalam pengembangan Suzuki GSX-RR pada akhir 2014. 

Tim lalu menjalani rangkaian tes di Misano, Brno dan Mugello, serta bahkan kembali ke Valencia dan Jerez. Karel Abraham dan Thomas Luthi (Moto2) juga dilibatkan dalam tes ini. Semua dilakukan demi menyempurnakan dan memaksimalkan performa RC216, agar dapat bersaing melawan para rival di musim depan.

“Kami semua sangat senang dengan apa yang kami lakukan sejak lap pertama di Austria. Tapi, kami melihat wild card sebagai tes lain jelang persiapan untuk Qatar 2017. Ini akan menjadi pengalaman pertama kali di bawah kondisi Grand Prix,” papar Leitner, yang menjabat sebagai Team Manager.

“Yang paling penting adalah kami berhasil finis balapan. Tapi juga akan hebat jika kami bisa mencapai performa yang telah kami tunjukkan baru-baru ini.

“Tentu, kami bisa merasakan harapan besar dari luar, tapi kami tidak akan membiarkan ini menjadi penghalang. Sebaliknya, kami mencoba untuk tetap realistis, dan melihat pengalaman balapan akhir pekan ini sebagai langkah berikutnya,” tandasnya.

 

KTM Factory Racing

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Valencia
Trek Valencia Circuit Ricardo Tormo
Pembalap Mika Kallio
Tim Red Bull KTM Factory Racing
Tipe artikel Preview