Laverty gagal pole karena kesalahan tekanan ban

Eugene Laverty menuding kesalahan sensor tekanan ban jadi penyebab kegagalan merebut pole position dalam kualifikasi MotoGP Inggris di Silverstone, Sabtu (3/9).

Dalam sesi yang berlangsung di trek basah, pembalap Aspar Ducati itu menempati posisi teratas. Laverty hampir saja merebut pole position andai saja tak terjatuh di Tikungan 12 pada lap terakhirnya. Pembalap Irlandia itupun harus puas berada di posisi start keenam.

Beruntung, Laverty tak mendapat cedera. Namun, dia menyalahkan teknisi ban Michelin yang mengurangi tekanan ban belakangnya, dan sekaligus menutup peluang untuk mengalahkan Cal Crutchlow.

Ketika tentang kecelakaan yang dialaminya oleh Motorsport.com, Laverty menjawab: “Saya tahu akan terjadi pada lap itu, karena ban belakang seperti ketika saya memakai ban slick.

“Teknisi ban Michelin membuat kesalahan besar dengan tekanan ban, dan itu terasa seperti slick.

“Saya sangat tidak senang karena motor begitu bagus di Q1. Saya bergoyang; saya terkejut tidak terjatuh sebelumnya.

“Tikungan sebelumnya adalah di mana saya pikir akan terjatuh, karena ban belakang sangat buruk. Tapi saya bertahan dan berpikir ‘oke, go!’, lalu saya terjatuh.”

Lebih jauh tentang kesalahan tekanan ban, pembalap berusia 30 tahun itupun menambahkan: “Tidak cukup tekanan. Kami melihat ada banyak air (di Q2), itu sudah jelas arah yang salah.

“Usai Q1, saya berkata ‘tidak, ada banyak air di sana (trek) sekarang’, dan lalu saya keluar dan bertanya mengapa ini sangat buruk. Ternyata, saya menemukan ada perubahan yang telah dilakukan.

“Jika motor seperti di Q1, saya akan tersenyum lebar sekarang. Bahkan dengan feeling yang buruk atas motor, saya sedang menuju pole position.

“Trek basah selalu level terbesar. Jadi kekecewaan karena tidak mendapatkan pole adalah sensasi yang asing.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Inggris
Trek Silverstone
Pembalap Eugene Laverty
Tim Angel Nieto Team
Tipe artikel Breaking news