Lorenzo: Ducati era Rossi lebih rumit ketimbang saya

dibagikan
komentar
Lorenzo: Ducati era Rossi lebih rumit ketimbang saya
Valentin Khorounzhiy
Oleh: Valentin Khorounzhiy
22 Jun 2018 15.54

Jorge Lorenzo yakin, bahwa Ducati pada era Valentino Rossi berbeda jika dibandingkan dengan Desmosedici GP18 yang dikendarainya sekarang.

X-Fuera mengikuti jejak The Doctor dengan hijrah dari Yamaha ke Ducati pada 2017. Tak hanya harus berjibaku dalam hal adaptasi, ia juga kesulitan menemukan grip (daya cengkeram) motor balap Italia tersebut.

Akan tetapi, torehan yang dicapai Lorenzo terbilang manis ketimbang Rossi. Sang rival gagal mencetak satu pun kemenangan, sebaliknya pembalap Spanyol itu mengemas dua podium tertinggi.

Ditanya apakah dapat pula memenangi balapan dengan GP18, Rossi menjawab: “Saya tidak tahu, ini pertanyaan yang sulit. Saya pikir tidak ada yang tahu dan kita tidak akan pernah tahu. Pertanyaannya akan tetap terbuka.”

Lorenzo kemudian menimpali: “Menurut saya, Ducati era Rossi lebih rumit. Dari luar, saya percaya itu.

“Sekarang bagi saya adalah semakin lengkap Ducati. Vale adalah pembalap hebat, jadi mengapa tidak?”

Slider
List

Valentino Rossi, Ducati, with the Ducati Desmosedici GP11

Valentino Rossi, Ducati, with the Ducati Desmosedici GP11
1/10

Foto oleh: Ducati Corse

Valentino Rossi, Ducati Corse

Valentino Rossi, Ducati Corse
2/10

Foto oleh: Ducati Corse

Valentino Rossi, Ducati Corse

Valentino Rossi, Ducati Corse
3/10

Foto oleh: Ducati Corse

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
4/10

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Race winner Jorge Lorenzo, Ducati Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Race winner Jorge Lorenzo, Ducati Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo, Ducati Team, Italian MotoGP 2018

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo, Ducati Team, Italian MotoGP 2018
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Podium: Race winner Jorge Lorenzo, Ducati Team

Podium: Race winner Jorge Lorenzo, Ducati Team
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Pujian untuk Rossi seolah mengindikasikan membaiknya hubungan kedua pembalap. Disinggung perihal apakah menjalin pertemanan karena tak lagi berbagi garasi Yamaha, Lorenzo berkata: “Saya tidak berpikir kami adalah teman, bahkan jika saya berpikir di luar trek kami akan bersenang-senang, karena kami suka bersenang-senang di luar Grand Prix.

“Sangat sulit berteman dengan rival. Rival, dua karakter kuat, dua pembalap yang ingin menang.

“Tetapi Anda tahu, hal paling penting adalah memiliki rasa hormat, dan saya sangat menghormati Vale, dan saya pikir dia memiliki hal yang sama kepada saya. Kami adalah juara hebat, kami adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah.”

Pernyataan tak jauh berbeda dilontarkan Rossi: “Kami mengalami masa-masa sulit, tetapi juga masa-masa indah. Sedikit naik dan turun, satu atau dua [konflik] cukup dalam.

“Tapi seperti inilah, sulit ketika Anda bertarung untuk hasil yang sama dan Jorge juga salah satu rival terkuat dan terberat dalam karier saya.

“Kami bertahan lama dalam tim yang sama, yang berarti itu juga lebih sulit. Yang penting adalah rasa hormat, itu sudah pasti.”

Next article
Grid MotoGP 2019 bakal menyusut

Artikel sebelumnya

Grid MotoGP 2019 bakal menyusut

Next article

Pedrosa pergi, Crutchlow tetap diperlakukan sama

Pedrosa pergi, Crutchlow tetap diperlakukan sama
Muat komentar