MotoGP
12 Mei
Event berikutnya
68 hari
Selengkapnya:

Lorenzo mengaku tidak cepat di Mugello

Sempat memimpin balapan, namun akhirnya harus puas finis kedelapan. Jorge Lorenzo pun mengungkapkan, bahwa ia tidak cepat selama melibas trek Mugello.

Lorenzo mengaku tidak cepat di Mugello
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Danilo Petrucci, Pramac Racing, Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Johann Zarco, Monster Yamaha Tech 3, Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team

Start ketujuh, Lorenzo naik ke posisi ketiga, sebelum kemudian menyalip Maverick Vinales dan Valentino Rossi saat memasuki Lap 2.

Lorenzo lalu disalip Rossi di Tikungan 10. Tapi pada Lap 3, pembalap Ducati itu membalas mantan rekan setimnya dan kembali memimpin di depan.

Performa apik Lorenzo kemudian meredup menjelang pertengahan balapan. Turun di posisi keempat, kelima, keenam, ketujuh dan akhirnya finis kedelapan.

“Saya tidak cepat dari mereka. Saya punya banyak kecepatan tinggi dan saya sangat berani, tapi saya tidak cepat,” tuturnya.

“Lap pertama saya mencetak 1 emnit 48 detik, cukup lambat. Lap kedua saya mencetak 1 menit 48,7 detik. Itu bukan kecepatan tinggi. Tapi saya melakukan start bagus dan posisi ketiga di tikungan pertama.

“Kecepatan tinggi pada gigi enam, terutama lebih cepat dibandingkan motor lainnya. Itulah kenapa saya bisa menempati posisi pertama di Tikungan 1.

“Saat sesi latihan, saya salah satu pembalap dengan kecepatan lebih baij. Saya melakukan hal sama (saat balapan), tapi Rossi menyalip saya di tengah tikungan.”

Titik kelemahan

Lorenzo finis kedelapan dengan selisih 14,393 detik di belakang Andrea Dovizioso, sementara pembalap satelit Danilo Petrucci berhasil naik podium ketiga.

“Saya disalip di tengah tikungan lima atau enam kali. Sudah jelas itu titik kelemahan saya sekarang. Saya sangat lambat dan terlalu membiarkan ruang terbuka di tengah tikungan,” beber pembalap Spanyol itu.

“Masalah kedua adalah, bahkan saya telah mencoba segalanya, banyak set-up dan gaya mengendarai motor. Saya masih belum bisa mengambil keuntungan dari titik kekuatan motor.

“Saya masih berusaha kuat untuk keluar tikungan, tapi itu tidak bisa mengkompensasi apa kehilangan saya saat masuk tikungan. Jadi, pembalap seperti Dovi dan Petrucci, yang tipikal pengerem keras, motor bekerja jauh lebih baik bagi mereka.

“Tapi, Anda tahu, itu tergantung banyak di trek. Saya lebih kompetitif di Jerez dan saat tes Barcelona. Pada saat ini, saya salah satu yang lebih nyaman dengan motor di Barcelona.”

dibagikan
komentar
Sakit sebelum balapan, Dovi sempat khawatir kehabisan energi

Artikel sebelumnya

Sakit sebelum balapan, Dovi sempat khawatir kehabisan energi

Artikel berikutnya

Petrucci rela jual rumah demi podium Mugello

Petrucci rela jual rumah demi podium Mugello
Muat komentar