Lorenzo pertanyakan pelarangan winglet

Jorge Lorenzo menegaskan, bahwa tujuan MotoGP melarang winglet adalah untuk menghilangkan keuntungan yang dimiliki Ducati.

Selama paruh pertama musim 2016, pabrikan Italia itu berupaya keras tetap mempertahankan winglet, yang menjadi elemen kunci dalam mengontrol tenaga besar Desmosedici GP.

Namun, tekanan dari tim-tim lain membuat winglet resmi dilarang pada musim depan – baik untuk alasan keselamatan dan menghindari peningkatan biaya.

Kendati demikian, dua alasan tersebut tak pernah dipercayai Ducati, yang meyakini pelarangan winglet hanya untuk menghilangkan kekuatan terbesar tim.

“Jika winglet sangat mengkhawatirkan penyelenggara dalam hal keselamatan, mereka akan melarangnya sejak balapan kedua,” ucap Lorenzo kepada Motorsport.com.

“Layout sirkuit Catalunya diubah 10 menit setelah kecelakaan tragis Luis Salom. Jadi, bagaimana mereka bisa membiarkan kami balapan dengan winglet jika itu berbahaya?

“Menurut pendapat saya, ada pengaruh dari beberapa pabrikan yang berperan dalam pertemuan (perihal pelarangan winglet),” imbuhnya.

Pernyataan Lorenzo itupun senada dengan yang diungkapkan oleh Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti.

“Ketika menyangkut winglet, kami telah bekerja keras pada sisi aerodinamika dibandingkan tim lainnya. (Winglet) dilarang berdasarkan alasan keselamatan yang tidak ada,” ujarnya.

“Ada banyak kecelakaan tahun ini dan tidak ada pembalap yang terluka (karena winglet). Sudah jelas kami mencapai keuntungan kompetitif karena menggunakan winglet sebelum tim lainnya, dan itu (winglet) dilarang untuk mengambil keuntungan,” paparnya.

Lebih lanjut Ciabatti mengungkapkan, Ducati telah menemukan cara untuk mencegah ban depan terangkat saat akselerasi tanpa menggunakan winglet.

“Kami kompetitif dengan winglet dan kami akan tetap kompetitif tanpa winglet,” pungkasnya.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Jorge Lorenzo
Tim Ducati Team
Tipe artikel Breaking news
Tag ducati, motogp, winglet