Lorenzo resmikan Museum World Champions di Andorra

Tiga kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, meresmikan Museum World Champions miliknya, Rabu (30/11). Museum yang berlokasi di Andorra ini memamerkan memorabilia dari para juara dunia motorsport.

Selama beberapa tahun terakhir, Lorenzo memang telah intens mengumpulkan memorabilia dan koleksi – helm, baju balap, sepatu, sarung tangan, dan lain-lain – dari para juara dunia Formula 1 dan balap motor Grand Prix.

Beberapa koleksi yang dipajang dalam museum, meliputi koleksi juara dunia F1: Michael Schumacher, Jim Clark, James Hunt, Graham Hill, Niki Lauda, Nelson Piquet, sang idola Ayrton Senna dan Gilles Villeneuve.

“Walau dia (Villeneuve) tidak juara dunia, tapi penting artinya untuk olahraga balap dan eksposur media,” tutur Lorenzo.

Museum World Champions milik Lorenzo ini juga memamerkan memorabilia dari legenda Mick Doohan, yang berupa helm, sarung tangan dan sepatu balap.“Sebuah inspirasi bagi saya sebagai pembalap,” ucapnya. 

Tak ketinggalan pula koleksi para juara dunia balap motor, seperti Kenny Roberts, Freddie Spencer, Wayne Gardner dan Kevin Schwantz. “Juga koleksi baju balap tiga rival terbesar saya: (Valentino) Rossi, (Marc) Marquez dan (Casey) Stoner,” imbuh Lorenzo.

Semua memorabilia yang berada di museum, beberapa di antaranya, didapatkan dengan cara bertukar kepada pembalap lain, seperti Lewis Hamilton atau Nico Rosberg. 

“Museum ini juga memiliki koleksi paling berharga, yaitu motor yang saya kendarai ketika merebut gelar juara dunia MotoGP 2015,” tukas Lorenzo.

Berburu ke rumah Agostini

Lorenzo lalu menuturkan, bahwa koleksi juara dunia yang paling menghabiskan banyak biaya adalah helm Senna dan baju balap Barry Sheene. “Karena itu merupakan yang tertua,” terangnya.

“Ketika saya mulai mengikuti balap motor, dan seiring berjalannya waktu, saya juga bergairah tentang Formula 1. Schumacher adalah pembalap favorit saya,” ucap Lorenzo.

Ada cerita menarik di balik perburuan koleksi juara dunia untuk museumnya. Lorenzo mengungkapkan, bahwa ia ingin membuka museum dengan koleksi baju balap Giacomo Agostini di dalamnya. “Karena dia pembalap yang paling banyak mengoleksi gelar juara dunia balap motor,” tandas pembalap anyar Ducati itu.

Demi mendapatkan salah satu koleksi Agostini, Lorenzo mengaku mengendarai mobil selama empat jam dari Lugano (Swiss) menuju ke Bergamo, Italia.

“Dia mengundang saya makan malam bersama keluarga di rumahnya. Dia juga menunjukkan museum miliknya, yang mana begitu impresif. Dari situ dia kemudian setuju untuk memberikan baju balapnya,” tutur Lorenzo.

Museum World Champions ini dibuka untuk publik, dengan harga tiket masuk sebesar 10 euro (setara 143 ribu rupiah). Para pengunjung dapat membeli t-shirt dan topi Rossi, Marquez, Stoner atau Hamilton. Selain itu, fans dapat pula menikmati simulator motor dan mobil yang berada di dalam museum.

Laporan tambahan oleh German Garcia Casanova

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event Museum World Champions Jorge Lorenzo
Pembalap Jorge Lorenzo
Tipe artikel Breaking news
Tag museum world champions