Lorenzo tak akan ubah gaya balap demi Ducati

dibagikan
komentar
Lorenzo tak akan ubah gaya balap demi Ducati
Oriol Puigdemont
Oleh: Oriol Puigdemont
Diterjemahkan oleh: Scherazade Mulia Saraswati, Editor
3 Jan 2017 15.31

Jorge Lorenzo yakin, bahwa karakteristik Ducati tidak akan membuat ia mengubah gaya balap, yang telah terbukti sukses dan menjadi ciri khasnya.

Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team
Jorge Lorenzo, Ducati Team

Dalam tes selama dua hari di Valencia, usai seri pamungkas MotoGP 2016, Lorenzo tampak nyaman saat mengendarai Desmosedici GP.

Pembalap Spanyol itu berada di posisi ketiga pada hari pertama, terpaut 0,1 detik dari Maverick Vinales (Yamaha) yang keluar sebagai tercepat. Lalu, pada hari kedua, Lorenzo menempati posisi kedelapan, lebih lambat 0,7 detik.

Di tengah kehebohan debutnya bersama Ducati, banyak pihak yang begitu penasaran apakah gaya balap halus Lorenzo akan menyatu dengan karakteristik Desmosedici GP - selama ini dikenal sulit ditaklukkan.

“Saya yakin bahwa saya tidak akan mengubah gaya balap walaupun mengendarai Ducati. Gaya balap saya tidak akan berubah,” tegas Lorenzo kepada Motorsport.com.

“Saya mungkin akan memodifikasi beberapa detail kecil dan berkembang, tapi motor ini tidak akan membuat saya mengubah gaya balap.

“Saya tahu saya akan beradaptasi dengan Ducati, terlepas dari motor yang saya kendarai. Saya tahu saya akan beradaptasi secara cepat, tapi saya tidak tahu seberapa cepat. Saya tahu bahwa saya akan relatif cepat dan nyaman,” paparnya.

Stoner konsisten

Musim 2017 akan menjadi tahun perubahan bagi Lorenzo. Selain motor baru, ia juga akan memiliki pelatih fisik baru. Seperti telah diketahui bersama, Lorenzo dan Marc Rovira memutuskan untuk berpisah.

Ketika menganalisis Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone dari sudut pandang fisik, dapat dibayangkan bahwa Lorenzo akan memerlukan kekuatan otot untuk mengendalikan Ducati. Kendati demikian, ia meyakini peningkatan kekuatan otot tidak akan diperlukan.

“Stoner lebih pendek dan lebih kurus daripada saya, dengan massa otot yang kurang dan motor banyak bergerak ke segala arah,” ucap Lorenzo.

“Dia tidak merasa lelah dan dia mampu menjaga pace (kecepatan) dengan konsisten hingga akhir.

“Pada akhirnya, itu tergantung pada karakter dan gaya balap,” pungkas pembalap berusia 29 tahun itu.

 
Artikel MotoGP berikutnya
Dovizioso: Targetnya adalah mengalahkan Lorenzo

Artikel sebelumnya

Dovizioso: Targetnya adalah mengalahkan Lorenzo

Next article

"Rossi tidak tenang sepanjang 2016"

"Rossi tidak tenang sepanjang 2016"
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Jorge Lorenzo Shop Now
Tim Ducati Team Shop Now
Penulis Oriol Puigdemont
Tipe artikel Breaking news