Lorenzo tetap anggap aksi overtaking Rossi agresif

dibagikan
komentar
Lorenzo tetap anggap aksi overtaking Rossi agresif
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
23 Sep 2016 11.03

Jorge Lorenzo tetap pada pendiriannya terkait aksi overtaking rekan setim Valentino Rossi di MotoGP Misano dua pekan lalu.

Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Yamaha Facto
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Brad Binder, Red Bull KTM Ajo, Dani Pedrosa, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Marc Marquez, Repsol Honda Team, Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing, Alex Rins, Paginas Amarillas HP 40
Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing

Kedua pembalap Yamaha terlibat perdebatan dalam konferensi pers usai balapan. Lorenzo mengkritik bahwa aksi overtaking Rossi terlalu agresif.

Tak hanya itu saja, Lorenzo juga melontarkan kecaman atas sikap Rossi setiap kali konferensi pers digelar.

Tentu saja, kritikan dari Lorenzo membuat Rossi jadi meradang. The Doctor mengkritik balik Lorenzo dengan mengatakan ia juga agresif setiap kali menyalip para pembalap lain di trek.

Dalam konferensi pers jelang MotoGP Aragon, Kamis (22/9), Lorenzo mengaku telah menonton ulang balapan. Ia pun tetap berkeyakinan Rossi melakukan aksi overtaking yang agresif. 

“Sebenarnya, saya pikir lebih kuat. Opini saya lebih kuat,” ucap Lorenzo.

“Ketika di atas motor, saya tidak bisa melihat racing line dia. Dan (ketika menonton) video, saya bisa melihatnya (racing line Rossi).

“Jadi, saya tetap pada opini sebelumnya.”

Hubungan antar-tim tak berubah

Lain Lorenzo, lain pula Rossi. The Doctor tak merasa keberatan atas aksi overtaking kepada rekan setimnya itu di Misano. Ia juga mengungkapkan hubungan dengan Lorenzo sama seperti tahun lalu.

“Itu overtaking yang indah dan hebat. Saya sangat menyukainya,” tandas Rossi.

“Saya pikir, setelah balapan terakhir tahun lalu, hubungan saya dengan Jorge tetap sama. Kami selalu punya pendapat berbeda.”

Artikel MotoGP berikutnya
MotoGP Aragon: Marquez tercepat di FP1, Rossi kedua

Artikel sebelumnya

MotoGP Aragon: Marquez tercepat di FP1, Rossi kedua

Next article

Iannone absen di Aragon, Pirro jadi pembalap pengganti

Iannone absen di Aragon, Pirro jadi pembalap pengganti
Load comments