Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Reactions
MotoGP Tes MotoGP Mandalika

Luca Marini Akui Minta Terlalu Banyak pada Ducati

Luca Marini mengklaim dirinya lebih buruk daripada Jorge Lorenzo karena menuntut banyak dari Ducati sepanjang tes pramusim MotoGP 2022.

Luca Marini, VR46 Racing Team

Pembalap Mooney VR46 Racing Team tersebut menjadi yang tercepat, Sabtu (12/2/2022). Di atas Desmosedici GP 33, ia mencatatkan waktu acuan 1:31,289.

Marini tentu sangat gembira dengan torehannya. Adik tiri Valentino Rossi itu menemukan kenyamanan sehingga dapat memacu motornya, bahkan saat menggunakan ban usang.

Runner-up Moto2 2020 mengaku suka dengan karakter Sirkuit Mandalika. Ia pun optimistis bisa melakukan time-attack lebih baik dan simulasi lomba.

“Saya kira saya punya potensi pada motor. Saya juga menyukai tata letak trek ini, ada banyak gip hari ini sehingga memudahkan semua orang. Saya bisa bersenang-senang,” ucapnya.

“Bagi saya, kali ini, nilainya besar meski dalam tes. Tentu saja, tidak ada poin yang dipertaruhkan, tapi hari ini saya lihat semua pembalap ingin melakukan time attack. Kami berada dalam kondisi yang kurang lebih sama. Sungguh menyenangkan bisa jadi yang pertama.

“Saya kira kami perlu mengerjakan motor lagi, mencoba meningkatkan pace balapan hingga beberapa persepuluh detik. Besok, kami akan melakoni simulasi, tapi saya sangat gembira dengan bagaimana hari ini berjalan.

“Jika kondisi ucara bagus, kami bisa meluncur. Saya tak tahu jika kami akan punya waktu untuk time attack, tapi kami harus mencoba hal-hal baru, baik elektronik dan pengaturan.”

Marini membandingkan tiga tipe Desmosedici GP yang pernah dikendarainya. Ia melihat prospek bagus hanya saja perlu mengeksplorasi beberapa sektor.

Pembalap 24 tahun tersebut perlu bantuan para mekanik untuk menyesuaikan rem belakang dan rem mesin.

Baca Juga:

“Tidak ada perbedaan khusus, tap secara umum GP22 lebih baik. Saya juga merasakannya dengan GP21 di Jerez. Saya kira Ducati telah melakukan pekerjaan lebih baik,” ujarnya.

“Saya harap kami bisa menemukan potensi GP22 bahkan lebih baik karena saat ini, mereka hampir punya motor sama, tapi masih ada banyak pekerjaan diselesaikan.

“Saya kira tim melakukan pekerjaan dengan hebat dan kami bertumbuh bersama. Kami berjelan ke arah bagus, tapi kami harus menemukan kompromi antara rem belakang dan rem mesin.

“Saya ingin mengerem keras tahun ini karena akan sulit menyalip, mengerem dan masuk ke tikungan. Tidak masalah saat keluar akan esensial untuk mengeset waktu.”

Selama tes pramusim, Marini juga mesti mengatur lagi posturnya di atas motor. Apalagi, posturnya sangat jangkung, 184cm.

“Saya masih bekerja untuk posisi di atas motor. Luar biasa, saya kira, saya lebih buruk daripada Jorge Lorenzo!  Saya meminta banyak hal kepada Ducati, mereka mungkin benci kepada saya,” tuturnya sambil bercanda.

“Tahun ini, saya merasa lebih baik di atas motor. GP22 punya sedikit ruang dan itu fantastis. Saya harap di Qatar, kami bisa berbuat lebih lagi karena sekarang lebih nyaman jika saya kalah sedikit di trek lurus. Tidak penting di sini, tapi di Qatar, kami mesti kompetitif dan menemukan kenyamanan di saat bersamaan.”

Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, Team VR46
Luca Marini, Team VR46
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, VR46 Racing Team
Detalle de la motocicleta de Luca Marini, VR46 Racing Team
Detalle de la motocicleta de Luca Marini, VR46 Racing Team
Detalle de la motocicleta de Luca Marini, VR46 Racing Team
Luca Marini, equipo VR46 Racing
15

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya MGPA Tegaskan Sirkuit Mandalika Hanya Punya Satu PR
Artikel berikutnya Pol Espargaro Klaim Honda RC213V Siap untuk Bertarung

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia