Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Manajer Espargaro Tanggapi Rumor Honda Ingin Rekrut Rider Baru

Pol Espargaro berharap masih diberi kesempatan mendampingi Marc Marquez di Repsol Honda selepas MotoGP 2022.

Pol Espargaro, Repsol Honda Team

Pembalap Spanyol tersebut didatangkan dari KTM akhir 2020. Ia menggenggam kontrak dua tahun.

Sayangnya, musim debut Espargaro dengan Honda, tidak seindah tahun terakhirnya di KTM. Pada paruh pertama 2021, ia kesulitan merangkak ke 10 besar.

Baru setelah Marquez berhasil memulihkan performanya, rider 30 tahun itu ikut terkerek. Ia menginjak podium kedua di MotoGP Emilia Romagna.

Kendati demikian, masih terlalu dini menganggap masa depannya aman untuk jangka panjang. Apalagi beberapa waktu terakhir terdengar selentingan bahwa Honda mau memboyong Fabio Quartararo atau Joan Mir. Dengan adanya dua juara dunia, mereka membidik titel di berbagai kategori.

Perwakilan Espargaro, Homer Bosch, mengungkapkan kliennya tenang karena masih ada sinyal kepercayaan dari tim.

“Situasi sangat sederhana. Kami masih percaya kepada tim, terutama dengan peran yang dimainkan Pol, pada akhir musim lalu, pada tiga balapan terakhir,” ujarnya kepada Motorsport.com.

“Sayangnya, saat balapan pamungkas di Valencia, tidak berakhir sesuai harapan. Saya pikir bisa dapat hasil sangat baik, seperti di Portimao, seandainya tak ada bendera merah, dan kami datang dari sebuah podium (Emilia Romagna), jadi sensasi pada akhir musim sangat ideal.

Baca Juga:

“Dari sini, tim menyatakan kalau mereka masih yakin kepada Pol. Mereka akan memberikan dukungan penuh. Kami akan mulai musim baru dan target Honda adalah para pembalap mereka bisa bekerja.”

Espargaro masih punya motivasi tinggi melanjutkan pekerjaan di Honda. Apalagi Marquez sudah berangsur pulih diperlihatkan dari aktivitasnya latihan.

“Bagi kami, target jelas, Pol ingin menang dengan motor ini. Kami harap Honda akan jadi motor yang selalu di depan. Jika kami melihat itu, beruntung, pemulihan Marc Marquez berjalan baik,” ucapnya.

“Itu yang kami inginkan karena ketika dia berada di trek, pembalap lain menempatkan satu poin lagi, lebih baik dari lebih baik. Jelas bawah Pol mau menang dengan Marc di trek dan ingin berkompetisi serta berduel dengannya dalam balapan.

“Marc sangat mengenal motor ini dan melesat sangat kencang. Pol pasti juga ikut berkembang.”

Sayangnya, perasaan optimistis pihak Espargaro belum dibalas Honda dengan undangan negosiasi kontrak.

“Kami belum bicara tentang pembaruan kontrak. Saya kira tak masuk akan melakukannya, bukan hanya dalam kasus kami, tapi di tim lain secara umum,” Bosch menerangkan.

“Anda harus memulai musim, melihat apa yang dilakukan Ducati dengan delapan motor di trek, melihat Honda akan melakukan apa dan dari sana, lahir rencana.”

Menanggapi kabar di pasar pembalap, Bosch mengungkapkan, “Kami telah membaca rumor, tapi realitanya adalah kami tak dapat informasi soal itu. Tidak ada seorang pun yang mengatakan tentang itu. Jadi isu tersebut mungkin dihembuskan perwakilan pihak lain sebagai strategi.

“Saat Anda membaca pernyataan beberapa perwakilan, Anda mengatakan bahwa sebelum awal pramusim akan ada perekrutan pembalap, tapi sejauh ini, saya belum melihat apa pun. Saya menduga itu akan menunggu tiga atau empat lomba pertama dan ketika kami tiba di Eropa (akhir April), maka akan ada celah.”

Ia kembali menegaskan kalau Polyccio bakal tertolong dengan kembalinya Marquez dan periode adaptasi yang berjalan makin baik.

“Pada bagian kami dan tim, keinginan adalah lanjut. Dari sana banyak hal bisa terjadi. Tergantung bagaimana musim dimulai dan jalannya balapan pertama, masing-masing akan membuat keputusan,” ia menuturkan.

“Tapi, jika Anda bertanya kepada saya sekarang, kedua pihak bermaksud untuk lanjut. Tak masuk akal mengubah pembalap yang mulai tampil baik dengan sebuah motor.

“Dengan pulihnya Marc, tim sekarang punya catatan positif. Lebih masuk akal bergerak bersama di sepanjang garis ini daripada mencoba sesuatu baru bahwa Anda tidak tahu bagaimana itu akan berfungsi.

“Honda perlu proses adaptasi yang tidak dimiliki Pol dan hal itu juga harus dilalui pembalap lain yang akan datang.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Razlan Razali Ungkap Ekspektasi Yamaha pada RNF Racing
Artikel berikutnya Andrea Dovizioso Akan Contoh Cara Adaptasi Jorge Lorenzo

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia