Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Reactions

Manajer Pramac Yakin Marc Marquez Kencang Sejak Awal di Ducati

Manajer Pramac Ducati, Gino Borsoi, percaya bahwa kedatangan Marc Marquez ke 'dunia Ducati' dapat membantu mereka untuk berkembang. Ia juga memperingatkan bahwa juara MotoGP enam kali tersebut akan menjadi yang terdepan sejak pertama kali.

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Setelah diketahui secara resmi bahwa Marc Marquez akan berkompetisi musim depan dengan tim Gresini Ducati. Spekulasi mengenai seperti apa performanya di atas motor asal Italia pun bermunculan.

Namun, hanya sedikit orang yang memiliki pengetahuan tentang situasi ini seperti manajer tim Pramac, struktur satelit Ducati yang bertarung untuk gelar MotoGP dengan Jorge Martin. Motor yang dikendarainya akan digunakan Marquez musim depan.

Gino Borsoi tahu cara kerja motor itu dan mengetahui kualitas Marc. Itulah sebabnya dia setuju dengan teori Gigi Dall'Igna saat menunjukkan bahwa kedatangan Marquez ke tim Gresini tidak akan merusak keseimbangan mereka.

"Saya pikir Dall'Igna sudah mengatakan sesuatu tentang hal itu," kata Borsoi saat diminta Motorsport.com untuk menganalisis hadirnya Marquez di orbit Ducati.

"Ini menarik, tetapi juga bisa menjadi masalah karena keseimbangan 'fauna' Ducati," tuturnya mengulangi perkataan Dall'Igna.

"Sudah ada banyak pembalap cepat di tim ini, sekarang akan datang satu lagi yang akan berada di depan sejak menit pertama. Dia pasti akan membantu meningkatkan level, tetapi dia juga bisa menjadi pembalap lain yang akan mengambil hasil dari tim resmi dan dari kami, dari Pramac.

“Jadi ya dan apa yang kami lakukan mungkin adalah apa yang mereka sukai, tetapi tidak sepenuhnya (Ducati), tim ketiga... tidak, tim keempat, karena kita tidak boleh melupakan Marco Bezzecchi dan Luca Marini yang bekerja sangat baik dengan VR46, masuk ke dalam persamaan, mereka akan mengalami masa-masa sulit.”

Bagi Borsoi, masuk akal jika situasinya telah berubah secara radikal. Beberapa tahun lalu, Honda merupakan sasaran utama mayoritas pembalap. Sekarang sebaliknya, semua rider merek tersebut banyak yang mengalah untuk mengendarai Ducati.

Baca Juga:

"Itu normal, dia masih yang terbaik dan seorang pemenang seperti Marc menginginkan motor terbaik dan yang menang sekarang adalah Ducati, dan karena cara mereka bekerja dan struktur yang direncanakan, saya masih melihat jalan yang panjang untuk motor ini. Anda akan sangat mudah mengendarainya dan saat memasuki sirkuit mana pun, hampir 90 persen set-up sudah selesai," ungkapnya.

Seperti Dall'Igna, Borsoi tidak melihat itu sebagai masalah yang tidak dapat diatasi bagi pembalap selevel Marquez untuk bergabung dengan proyek yang hingga saat ini motornya masih berada di atas para pembalap.

"Selamat datang jika itu membantu kami semua untuk berkembang, kami harus melihatnya sebagai tantangan lain, bukan sebagai masalah. Masalahnya adalah jika kami mencapai akhir musim dengan bermain untuk kejuaraan bersamanya, maka kami akan memiliki masalah yang nyata (tertawa). Sampai saat itu saya pikir itu bisa membantu kami berkembang," tuturnya.

Gino Borsoi, manajer Pramac

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Gino Borsoi, manajer Pramac

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Kenapa Titel MotoGP Jorge Martin Bisa Memperkuat Ducati
Artikel berikutnya Rossomondo Ungkap Langkah untuk Tambah Penggemar MotoGP

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia