Marc Marquez Akui Menang di Atas Penderitaan Pembalap Lain

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengatakan para rivalnya mengalami apa yang dirasakannya ketika berjuang tampil cepat di sirkuit lainnya sepanjang musim ini.

Marc Marquez Akui Menang di Atas Penderitaan Pembalap Lain

Marquez melanjutkan statusnya sebagai raja di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat, usai meraih kemenangan ketujuh (2013-2018, 2021) di trek sepanjang 5,5 kilometer itu.

Sirkuit yang sangat menuntut dengan 20 tikungan dan banyaknya gelombang, membuat pembalap asal Spanyol itu terlihat sangat mudah menaklukkan trek.

Padahal, pembalap lain kesulitan untuk menemukan ritmenya dan tampil konsisten sejak start hingga finis. Itu yang membuat Marc Marquez dapat menyelesaikan balapan dengan keunggulan 4,679 detik atas Fabio Quartararo.

“Saya memimpikan penampilan seperti itu pada malam sebelum balapan. Pasalnya, lap pertama adalah titik terlemah saya, jadi saya memiliki rencana untuk memimpin sejak awal,” kata Marquez seperti dilansir Speedweek.

“Dalam empat atau lima lap pertama saya mencoba membuat balapan berjalan lebih lambat. Lalu, ketika saya merasa lebih baik, saya mendorong seperti tembakan. Saya melaju setengah detik lebih cepat dari satu lap ke lap berikutnya.

“Saya sangat senang setelah mendapatkan kemenangan ini. Karena ini merupakan musim yag sangat sulit bagi saya. Terkadang, saya terjatuh dan tidak tahu apa penyebabnya. Saya lambat dan tidak tahu mengapa.

“Saya menantikan grand prix ini karena mungkin ini adalah trek terakhir tahun ini di mana kami memiliki peluang bagus untuk menang.

“Tapi, tujuan saya adalah tampil kuat pada tiga balapan terakhir, meski saya tahu tak akan sekuat di Austin. Tapi, saya ingin konsisten. Lihat saja apa yang bisa kami capai tahun ini.”

Baca Juga:

Marc Marquez juga mengucapkan terima kasih kepada semua orang di dalam tim karena telah memberikannya motor terbaik untuk balapan di Austin.

“Terima kasih kepada tim dan juga Honda, karena mereka selalu percaya kepada saya,” ujarnya.

“Kami memiliki banyak pekerjaan dan mencoba banyak hal dalam beberapa bulan terakhir. Terkadang hasil yang diinginkan tak terwujud. Tapi, Honda bekerja tanpa lelah, dan itu penting!”

Marc Marquez belum kembali ke bentuk terbaiknya musim ini dan hanya mampu tampil cepat di beberapa sirkuit yang mendukung gaya balapnya, seperti di Sachsenring (Jerman) dan Austin.

Menurutnya, apa yang dialami para rivalnya di Grand Prix Amerika seperti yang terjadi padanya sepanjang musim ini.

“Perbedaan trek ini dengan yang lainnya, rival lebih kesulitan dibanding saya,” tuturnya.

“Saya kesulitan di sirkuit lainnya sepanjang tahun ini. Itulah perbedaan utama. Sedangkan lengan yang paling tertekan saat pengereman di trek ini adalah yang kiri. Itu bekerja dengan baik.

“Ini yang membuat saya dapat mengelola waktu lap dengan konsisten.”

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
GP Amerika, Kali Ke-36 Pembalap Spanyol Podium Utama di Tiga Kelas

Artikel sebelumnya

GP Amerika, Kali Ke-36 Pembalap Spanyol Podium Utama di Tiga Kelas

Artikel berikutnya

Andrea Dovizioso Miris Lihat Kelakuan Pembalap Muda

Andrea Dovizioso Miris Lihat Kelakuan Pembalap Muda
Muat komentar