Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Marc Marquez Mampu Imbangi Enea Bastianini

Kepala Kru Enea Bastianini, Alberto Giribuola, mengatakan hanya Marc Marquez yang mampu mengimbangi kecepatan pembalapnya.

Enea Bastianini, Gresini Racing MotoGP, Marc Marquez, Repsol Honda Team

Bastianini menjadi pembalap paling konsisten pada Grand Prix Amerika Serikat dengan meraih kemenangan.

Tetapi, Marquez menjadi pusat perhatian semua orang ketika finis keenam setelah absen dalam dua balapan di Indonesia dan Argentina.

Pembalap asal Spanyol itu juga tak memiliki start yang bagus, karena mengalami masalah teknis pada motornya.

Di tengah terpaan masalah, Marc Marquez berhasil bangkit dan memulihkan banyak posisi, hingga akhirnya harus puas dengan P6.

Giribuola terkesan dengan apa yang dilakukan sang rider kawakan itu dan mengatakan ia menjadi satu-satunya pembalap yang dapat mengimbangi Bastianini.

“Marc tampil luar biasa di Austin, dari waktu ke waktu dia meningkatkan catatan lap-nya dan mengikuti kecepatan Enea,” katanya seperti dilansir Motosan.

“Mereka berdua banyak menggunakan keunggulan saat mencoba masuk ke tikungan, jika Marc tidak memiliki masalah itu ketika start. Di akhir balapan, kami akan melihat aksi saling salip di antara mereka.

“Ketika pada akhirnya Enea membuat jarak aman untuk menjaga posisi pimpinan lomba, Marc adalah satu-satunya yang melakukan hal yang sama.”

Baca Juga:

Alberto Giribuola mengaku senang dengan apa yang diperlihatkan Enea Bastianini setelah mengalami kesulitan di Argentina.

Mantan Kepala Kru Andrea Dovizioso itu memandang gaya balap Bastianini sangat cocok dengan karakter Ducati Desmosedici yang membuatnya dapat tampil cepat.

“Di Qatar, seorang mekanik ingin membuat tato untuk merayakan kemenangan pertamanya, saya menyuruhnya menunggu, atau di akhir musim akan penuh tato ditangannya,” ujarnya.

“Enea berkendara dengan sangat mulus, tidak terlalu gugup dan gayanya ini memiliki dampak besar pada ban, dia mengkonsumsi sedikit ban.

“Dia sangat pandai membawa motor pada batasannya di setiap lap tanpa berlebihan, yang selama balapan ternyata menjadi keuntungan besar.”

MotoGP 2022 menjadi musim pertama bagi Gresini Racing turun sebagai tim satelit setelah bertahun-tahun bermitra dengan Aprilia.

“Struktur tim ini benar-benar sama seperti tim pabrikan, tetapi tim ini telah bersama Aprilia selama bertahun-tahun, yang membuat organisasinya menjadi sangat baik,” ucapnya.

“Juga, kami berada dalam grup di mana kami dapat memutuskan bagaimana menangani diri kami sendiri. Dalam mewakili perpaduan yang sempurna bersama Ducati, dengan sedikit tekanan lebih sedikit daripada tim pabrikan.”

Enea Bastianini, Gresini Racing MotoGP

Enea Bastianini, Gresini Racing MotoGP

Foto oleh: MotoGP

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Marc Marquez Belum Menyerah Kejar Gelar Kesembilan
Artikel berikutnya Fabio Quartararo Punya Kemiripan dengan Jorge Lorenzo

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia