Marc Marquez: Masalah akselerasi Honda belum teratasi

Marc Marquez menjelaskan bahwa Honda belum bisa mengatasi masalah mesin yang harus dihadapi pembalap asal Spanyol tersebut di sepanjang musim 2016.

Tahun lalu, Marquez sering kesulitan di exit tikungan karena mesin Honda di motornya menyalurkan tenaga terlalu agresif. Masalah tersebut membuat Honda mengubah filosofi mesin mereka untuk tahun ini.

Saat ditanyai apakah mesin berjalan seperti yang ia inginkan, Marquez menjawab: "Belum. Kami telah bekerja pada mesin untuk mencoba meningkatkan akselerasi dan kecepatan puncak dan kami sudah sedikit memperbaiki top speed, tapi masalah pada akselerasi adalah jika kami tidak bisa memanfaatkannya, memiliki [tenaga] lebih besar menjadi tidak penting.

"Jadi kami berusaha mengatasi wheelie dan semua hal-hal yang memusingkan kepala kami tahun lalu."

Marquez menutup hari pembuka tes di posisi kesembilan, tertinggal satu detik dari Casey Stoner di atas Ducati.

Kemarin, sang juara dunia tahun lalu hanya bisa mengendarai satu motor spek 2017 yang berarti ia harus menunggu lama di garasi ketika tim mengutak-atik setelan motornya.

Situasinya tidak ideal bagi Marquez tapi ia mengaku masih mendapat hari yang positif.

"Satu motor pada dasarnya adalah motor tahun lalu dengan sebuah perubahan kecil, tapi kami berfokus pada motor baru utamanya karena banyak pekerjaan yang harus dilakukan, untuk mengatur ulang pemetaan pada mesin baru karena ia memiliki karakteristik berbeda," tambah Marquez.

"Bekerja dengan satu motor, Anda kehilangan banyak waktu dalam pembuat perubahan-perubahan, jadi besok kami mungkin akan memiliki dua motor identik, yang secara teori akan menjadi yang baru.

"Hari yang positif, meski hasilnya bukan yang terbaik."

Laporan tambahan oleh Oriol Puigdemont

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Marc Marquez
Tim Repsol Honda Team
Tipe artikel Breaking news