Marc Marquez Hanya Ingin Nikmati Balapan dalam MotoGP Amerika

Marc Marquez datang sebagai King of COTA dalam balapan akhir pekan ini di Circuit of The Americas, Austin, Texas, 1-3 Oktober.

Marc Marquez Hanya Ingin Nikmati Balapan dalam MotoGP Amerika

Ya, Marquez telah mengoleksi enam gelar dalam balapan yang digelar di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat, pada 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018.

Status itu membuat pembalap Repsol Honda ini sangat diunggulkan dalam seri ke-15 ini. Bahkan, Francesco Bagnaia dan Andrea Dovizioso menjagokan Marquez dalam balapan kali ini.

Akan tetapi, Marquez tak ingin besar kepala menuju balapan di Austin meski trek ini sangat sesuai dengan spesialisasinya, anti-clockwise, dan lebih banyak tikungan kiri daripada kanan. Kondisi ini jelas menguntungkan Marquez yang masih belum fit penuh setelah cedera humerus kanan.

"Yamaha akan tampil baik, tapi Honda dengan Marc akan lebih cepat," ucap Bagnaia.

Pujian tersebut sangat wajar karena Marquez memiliki catatan baik di Austin dan dia sangat kompetitif dalam beberapa balapan terakhir.

Namun, Marquez mengaku hanya ingin menikmati balapan dan meraih hasil baik dalam balapan Minggu nanti.

Baca Juga:

"Pendekatan balapan saya di Austin jelas berbeda dengan di Misano," kata Marquez dalam konferensi pers, Kamis (30/9/2021) waktu setempat.

"Saya sangat suka trek ini dan berharap musim ini juga sama. Namun, apabila musim ini ditelaah maka saya lebih sering kesusahan daripada menikmatinya, tapi kita lihat saja nanti. Trek ini sebenarnya sulit dengan banyaknya perubahan jalur dan pengeraman. Saya diuntungkan dengan banyaknya tikungan kiri. Saya ingin menikmati (balapan) dan hasil belakangan," ujar juara dunia enam kali tersebut.

Marquez juga tak punya penjelasan mengapa dia sangat sukses bersama RC213V miliknya di COTA.

"Trek sangat sesuai dengan gaya balap saya. Saya ingat ketika pertama kali (di sini) dalam tes pra-musim 2013, ada (Jorge) Lorenzo, Valentino (Rossi), Dani (Pedrosa), dan saya. Saya lebih cepat dua detik dan saya tak mengerti kenapa. Trek ini tepat dengan gaya saya," kata pembalap berusia 28 tahun ini.

Tikungan yang Menyulitkan Marquez

COTA bukanlah sirkuit yang mudah. Dengan adanya tikungan cepat pada permulaan dan akhir lap, trek ini membutuhkan fisik yang sempurna. Belum lagi, aspal yang tak rata (bumpy asphalt).

"Trek ini berubah banyak. Banyak aspal yang tak rata dan sangat sulit untuk menunjukkan performa terbaik. Saya tahu bahwa saya akan mengalami sedikit kendala, mungkin saat mengubah jalur," katanya.

Marquez juga yakin bahwa dia akan bisa menghadapi semua tantangan apabila dia tetap tenang dalam balapan akhir pekan ini.

"Tikungan kiri panjang di sektor 4 akan jadi yang tersulit karena saya tahu bakal mendapatkan kendala di sana. Saya tak ingin berpikir tentang bahu saya kali ini. Saya hanya ingin menikmati trek ini karena saya akan kembali menderita di Misano. Saya hanya ingin bersenang-senang di sini," tutur Marquez.

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Yamaha MotoGP

Sementara itu, Dovizioso belum bisa berkomentar banyak tentang balapan di Austin.

Bahkan, pembalap Italia itu berkelakar apabila dia bertaruh soal siapa pemenang balapan dalam 1,5 tahun terakhir, maka dia akan kalah banyak.

"Marc akan sangat baik, tapi dia bisa menang setelah melewati banyak kesulitan. Trek ini sesuai dengan gaya balapnya dan setelan motor Honda, tapi trek ini tetap salah satu yang tersulit dalam MotoGP," kata Dovizioso.

"Jadi akan sangat sulit baginya meraih kemenangan dan saya sangat penasaran melihat kondisi trek karena trek ini akan memengaruhi semua pembalap," ujar Dovizioso.

Selain itu, suhu di Austin juga diprediksi akan cukup tinggi pada akhir pekan ini. Dengan kata lain, kondisi ini akan sangat memengaruhi balapan dan hasil balapan tentunya.

dibagikan
komentar
Jadwal MotoGP Amerika 2021 Hari Ini

Artikel sebelumnya

Jadwal MotoGP Amerika 2021 Hari Ini

Artikel berikutnya

Pecco Bagnaia: Ducati Kompetitif, tapi Perlu Waspadai Marc Marquez

Pecco Bagnaia: Ducati Kompetitif, tapi Perlu Waspadai Marc Marquez
Muat komentar