Luca Marini Seharusnya Bisa Lebih Dekat dengan Francesco Bagnaia

Selain kegagalan Fabio Quartararo menembus Q2, kejutan lain yang terjadi selama kualifikasi Grand Prix Emilia Romagna di Sirkuit Misano adalah keberhasilan Luca Marini mengamankan front row.

Luca Marini Seharusnya Bisa Lebih Dekat dengan Francesco Bagnaia

Rookie MotoGP dari Tim Sky VR46 Avintia Racing, Luca Marini, meraih prestasi fantastis di Misano, Sabtu (23/10/2021), menyelesaikan kualifikasi Grand Prix (GP) Emilia Romagna di posisi ketiga dan berpeluang finis di belakang poleman, Francesco “Pecco” Bagnaia.

Marini jelas sangat senang berhasil menembus front row untuk kali pertama di kelas premier, meski juga mengungkapkan dirinya masih memiliki margin yang tak dimanfaatkannya selama kualifikasi kedua (Q2).

Sesi kualifikasi GP Emilia Romagna menjadi pesta besar bagi Ducati yang sukses memonopoli grid depan: Pecco Bagnaia mengklaim pole. Rekan setimnya, Jack Miller menempati P2. Namun di posisi ketiga ada pemandangan tak lazim dengan kehadiran Luca Marini.

Adik dari Valentino Rossi tersebut mampu mencapai front row untuk pertama kali di MotoGP. Hebatnya, itu diraihnya dalam kondisi tidak mudah, lintasan basah disertai hujan yang menuntut skill pembalap.

Baca Juga:

Marini adalah salah satu dari sedikit pembalap yang bisa mendekati catatan waktu Bagnaia dan ia nyaris melewatinya. Pole position hanya berjarak 0,085 detik dari jangkauan runner-up Moto2 2020 tersebut.

Sang rider mengungkapkan bahwa dirinya memiliki sesuatu yang mungkin tidak dimaksimalkannya guna tetap tampil konservatif. Marini merasa jika mau menekan lebih keras, ia bisa mencapai atau bahkan melewati Bagnaia. Toh, pemuda 24 tahun tetap puas.

“Ini kepuasan yang luar biasa. Saya mencoba untuk mengambil peluang yang tersedia, demi melakukan sesuatu yang lebih baik. Pada akhirnya itu berjalan sangat baik, saya melakukan lap yang bagus,” ujarnya setelah kualifikasi.   

“Saya menjaga sedikit margin di tikungan terakhir, saya harus mengatakan yang sebenarnya, sebab saya tidak ingin membuat kesalahan sekecil apa pun, bahkan walau hanya menyentuh green zone di pintu keluar.  

“Lebih penting untuk menyelesaikan putaran. Mungkin, apabila saya menekan sedikit lebih banyak, saya akan lebih dekat dengan Pecco. Tetapi berada di baris depan juga sudah sangat memuaskan,” Marini menambahkan.

Francesco Bagnaia, Ducati Team, Jack Miller, Ducati Team, Luca Marini, Esponsorama Racing

Francesco Bagnaia, Ducati Team, Jack Miller, Ducati Team, Luca Marini, Esponsorama Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Kendati melewatkan pole position, Marini sangat senang dengan pencapaiannya dalam kualifikasi. Tentu ini bakal digunakannya sebagai pengalaman untuk bisa berkembang lebih jauh lagi di kelas premier.

“Ini hasil luar biasa dan bisa dibanggakan. Saya ingin menikmati momen bersama tim sebab 2021 adalah musim yang rumit, tetapi ketika saya punya feeling bagus di atas motor, saya selalu bisa tampil cepat,” ujar Marini.

“Kami masih harus bekerja di beberapa area dan balapan besok (Minggu, 24 Oktober 2021) bisa menjadi kesempatan bagus dalam mencoba untuk memahami dan mempelajari sesuatu.

“Saya akan berusaha tetap berada di baris depan selama mungkin, walau saya tahu dalam kondisi kering saya tidak secepat itu dan tak mungkin rasanya bersaing untuk tiga besar. Namun saya bakal melakukan segalanya agar bisa berada di sana.

Front row ini salah satu hal terbaik dalam karier saya. Start dari baris depan di MotoGP adalah sesuatu yang hebat. Ini dunia yang berbeda dibandingkan Moto2. Tetapi kami harus tetap fokus karena pada akhirnya balapan lebih penting dari kualifikasi.”

 

dibagikan
komentar
Fabio Quartararo Secara Tak Sadar Enggan Ambil Risiko
Artikel sebelumnya

Fabio Quartararo Secara Tak Sadar Enggan Ambil Risiko

Artikel berikutnya

Hampir Terjatuh, Marc Marquez Hilang Kepercayaan Diri

Hampir Terjatuh, Marc Marquez Hilang Kepercayaan Diri
Muat komentar