Marquez akan coba hentikan Vinales

dibagikan
komentar
Marquez akan coba hentikan Vinales
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
21 Apr 2017 08.40

Tak hanya mewaspadai Maverick Vinales, Marc Marquez juga akan berupaya untuk menghentikan laju kencang pembalap Yamaha itu di Austin.

Cal Crutchlow, Team LCR Honda, Marc Marquez, Repsol Honda Team
Marc Marquez, Repsol Honda Team
Marc Marquez, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
Marc Marquez, Repsol Honda Team, crash
Marc Marquez, Repsol Honda Team, crash
Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
Podium: race winner Maverick Viñales, Yamaha Factory Racing
Marc Marquez, Repsol Honda Team
Marc Marquez, Repsol Honda Team
Marc Marquez, Repsol Honda Team
Polesitter Marc Marquez, Repsol Honda Team

Vinales memang tengah jadi pembicaraan utama. Apalagi kalau bukan soal performa impresif selama tes pramusim, serta tentunya dua kemenangan di Qatar dan Argentina, yang kini mengantarkannya sebagai pemuncak klasemen sementara.

Selain digadang-gadang bakal menjadi juara dunia MotoGP 2017, tak pelak Vinales muncul sebagai pembalap yang harus dikalahkan di setiap balapan. Hal yang turut disadari oleh Marquez.

Dalam upaya untuk kembali merebut podium tertinggi di Austin, wilayah kekuasaannya, Marquez juga dihadapkan pada sosok Vinales – yang sudah pasti tidak akan mudah dikalahkan begitu saja.

“Setelah pramusim, itu bukan kejutan besar. Dia sudah sangat kuat dan benar-benar konsisten selama pramusim. Saya (sudah) menduga dia akan sangat cepat,” tandas Marquez dalam konferensi pers jelang MotoGP Amerika, Jumat (21/4) dini hari.

“Pada saat ini, dua (kemenangan) dari dua balapan secara beruntun itu mengesankan. Kita lihat nanti. Kami akan mencoba untuk menghentikannya sesegera mungkin. Kami perlu bekerja di garasi kami agar lebih kuat pada Minggu." 

Marquez memiliki rekor empat kemenangan beruntun dalam empat musim terakhir di Austin. Ia juga mengoleksi empat kali pole position. Di atas kertas, pembalap Repsol Honda itu jelas berpeluang besar memenangi balapan. Namun, ia menyadari perubahan kondisi trek dapat membuat hasil berubah.

“Podium pertama akan bagus. Kita akan lihat pada Minggu nanti, apakah kami bisa bertarung untuk menang atau tidak,” ucapnya.

“Di masa lalu, sirkuit ini bagus untuk saya. Tapi setiap tahun itu berbeda. Kondisi (trek), ban dan motor. Hasil bisa berubah setiap tahun.

“Kami akan bekerja keras dan mencoba mencari set-up terbaik. Sejak dua balapan pertama, kami masih tidak memiliki dasar set-up yang baik. Ini sesuatu yang harus kami perbaiki. Kami perlu bekerja keras.”

Mentalitas 2016

Marquez tak memungkiri, bahwa awal musim 2017 berjalan sulit. Finis keempat di Qatar dan terjatuh di Argentina. Pembalap Spanyol itu berada di peringkat kedelapan dengan 13 poin. Bukan hasil memuaskan bagi sang juara dunia bertahan.

Ditanya apakah harus mengubah pendekatan dalam menghadapi musim ini, Marquez menjawab: “Tidak. Lebih pada gaya 2016. Di Argentina, saya mencoba untuk mengambil beberapa risiko, karena saya merasa sangat baik dan mampu untuk menang. Tapi dari apa yang kami lihat, kami tidak siap.

“Feeling kuat, tapi masih belum siap 100% untuk mengambil risiko itu. Bahkan saya perlu untuk lebih memiliki mentalitas 2016. Pada akhirnya, Anda harus menekan. Kami jauh dari kejuaraan, tapi ini masih sangat panjang.

“Kami sekarang berada di Austin. Sirkuit yang bagus dan memori yang baik. Kami akan mencoba untuk berjuang lagi. Saya selalu berpikir positif. Yang paling penting adalah level itu ada di sana.”

Artikel MotoGP berikutnya