Marquez akan patahkan rekornya, Rossi justru santai

dibagikan
komentar
Marquez akan patahkan rekornya, Rossi justru santai
Matteo Nugnes
Oleh: Matteo Nugnes
13 Okt 2018 14.19

Marc Marquez berpeluang menambah raihan gelarnya menjadi tujuh di Motegi, bagaimana komentar Valentino Rossi?

Menyusul kemenangan atas Dovizioso di Buriram, Marquez kini mengantongi keunggulan 77 poin dari DesmoDovi. Yang berarti, The Baby Alien berpeluang meraih gelar ketujuhnya di Motegi.

Semakin dekat dengan pencapaian sembilan gelar milik Rossi, ia mengaku tidak khawatir jika rekornya nanti dipatahkan Marquez.

Jika pencapaian keduanya dibandingkan, Rossi telah memenangi 67 balapan dan enam gelar juara dunia ketika umurnya 25 tahun, 2004 silam. Saat ini, Marquez telah melampaui pencapaian The Doctor dari segi kemenangan (68), dan kemungkinan gelar.

“Marquez bisa mematahkan rekor saya, namun saya tidak khawatir,” ujarnya ketika mendapat pertanyaan pengemar kala menghadiri sebuah acara dengan Dainese di London.

“Anda harus memikirkan karier Anda, dan saya pikir pencapaian saya bagus. Saya memenangi banyak balapan, banyak gelar, mungkin lebih jika saya tidak melakukan kesalahan pada Valencia 2006.”

Slider
List

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
1/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Andrea Dovizioso, Ducati Team

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Andrea Dovizioso, Ducati Team
2/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Cal Crutchlow, Team LCR Honda

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Cal Crutchlow, Team LCR Honda
3/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
4/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
5/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Luca Cadalora, Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Luca Cadalora, Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
6/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
7/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
8/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
9/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
10/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
11/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
12/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
13/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
14/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
15/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
16/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
17/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
18/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing

Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing
19/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Peraih pole MotoGP Thailand, Marc Marquez, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Andrea Dovizioso, Ducati Team

Peraih pole MotoGP Thailand, Marc Marquez, Repsol Honda Team, Valentino Rossi, Yamaha Factory Racing, Andrea Dovizioso, Ducati Team
20/20

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Yamaha sedang dalam performa menurun, di mana mereka tidak lagi menang sejak Rossi berdiri di puncak podium pada Assen 2017. Namun, pembalap 39 tahun itu menegaskan komitmennya untuk terus membalap selama dua tahun bersama pabrikan garpu tala.

Selain itu, Rossi juga memaparkan penyebab krisis yang mendera Yamaha saat ini. Menurutnya, mesin dan elektronik merupakan faktor utama yang membuat YZR-M1 tertinggal dari Honda dan Ducati.

“Kami bermasalah dalam waktu lama, perbedaan dari Honda dan Ducati terlalu jauh karena mereka telah mendapatkan banyak progress pada periode sebelumnya, mengerjakan paket secara keseluruhan,” ungkap Rossi,

“Namun, kami jauh tertinggal pada area mesin dan elektronik. Dan di sisi ini, Honda dan Ducati jauh lebih kuat.”

Berbicara tentang progress mesin M1, ia menambahkan: “Saya selalu coba menekan Yamaha untuk meningkatkan mesin, dan tahun depan kami dapat memodifikasinya.

“Kami telah mencoba prototype pertama, dan saya berharap mereka bisa meningkatkannya untuk mendapatkan tenaga bagus, serta akselerasi halus.

“Pada saat ini di MotoGP, sangat penting untuk menjaga ban. Jadi karakteristik mesin sangatlah penting, dan saya harap versi terbaru lebih baik dari sudut pandang saya.”

Artikel MotoGP berikutnya
Motegi jadi ajang pembuktian Yamaha

Artikel sebelumnya

Motegi jadi ajang pembuktian Yamaha

Next article

Tren positif Alex Rins berlanjut

Tren positif Alex Rins berlanjut
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi Shop Now
Tim Yamaha Factory Racing
Penulis Matteo Nugnes
Tipe artikel Breaking news