MotoGP 2017

Marquez-Dovizioso yakin persaingan gelar masih terbuka

Dua pembalap teratas di klasemen MotoGP, Andrea Dovizioso dan Marc Marquez meyakini persaingan gelar masih sangat terbuka pada enam balapan tersisa.

Dovizioso baru saja merebut puncak klasemen MotoGP dari Marquez setelah memenangi balapan beruntun di Red Bull Ring dan Silverstone.

Meski demikian, pembalap Italia tersebut menolak untuk membuat prediksi apapun untuk perburuan gelar. Dan meyakini pembalap yang berada di posisi lima besar masuk dalam persaingan.

"Saya yakin sampai Dani [Pedrosa di klasemen], itu benar-benar terbuka. Karena setiap balapan akan mengubah segalanya," terangnya.

"Lihat Marc [Marquez], pada beberapa balapan terakhir ia membuat jarak, dan sepertinya ia yang tercepat [di Silverstone], namun ia memiliki nasib buruk. Itu adalah sesuatu yang bisa terjadi, jadi ini benar-benar terbuka.

"Setiap pembalap harus menekan 100 persen dan berusaha untuk mendapat [hasil] maksimum. Karena [dalam] kejuaraan, perbedaan pada poin sangat tipis. Enam balapan [berarti] banyak poin [yang diperebutkan], jadi kami harus berpikir balapan demi balapan."

Sementara Marquez - yang gagal finis di MotoGP Inggris karena masalah pada mesin Honda nya - tidak yakin kemenangan yang diraih Dovizioso telah mengubah pembalap Ducati tersebut menjadi penantang gelar. Karena dia telah menganggap Desmodovi sebagai salah satu favorit untuk gelar musim ini.

"Sebelum balapan, Dovi adalah salah satu favorit [untuk gelar], salah satu lawan utama, dan saat ini ia memimpin klasemen," ucapnya.

"Dovizioso memenangkan empat balapan, ia merupakan pembalap dengan kemenangan terbanyak [saat ini].

"Jadi saya mencoba untuk mengendalikan Dovi, mencoba untuk mengendalikan [Maverick] Vinales, mencoba untuk mengendalikan para pembalap lima besar - bahkan Dani. Mereka semua berada dalam pertarungan untuk gelar," tandas Marquez.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Andrea Dovizioso , Marc Marquez
Tim Repsol Honda Team , Ducati Team
Tipe artikel Breaking news
Topik MotoGP 2017