Marquez: Fairing baru penyebab kecelakaan

Juara dunia MotoGP, Marc Marquez, menunjuk fairing baru Honda RC213V sebagai penyebab kecelakaan yang dialaminya pada hari pertama tes pramusim Qatar.

Honda menjadi pabrikan keempat MotoGP yang memperkenalkan desain fairing baru, yang bertujuan untuk mendapatkan kembali downforce (daya tekan ke bawah) usai pelarangan winglet.

 Desain fairing yang digunakan Honda di Qatar ini mirip seperti yang diuji coba Suzuki saat tes Phillip Island, yakni berada di belakang flare dari bodi atas roda depan.

Namun, Marquez terjatuh di tikungan terakhir ketika menguji coba fairing baru tersebut pada Honda RC213V. Pembalap Spanyol itu lalu mengatakan penyebab kecelakaan karena pengaruh fairing, walaupun ia juga mengakui karena mengerem terlalu terlambat.

“Itu sedikit mengubah motor. Dan seperti yang saya katakan, winglet mengubah sedikit set-up. Ketika saya mengendarai motor, saya tidak merasakannya,” tutur Marquez usai tes.

“Tapi lalu ketika saya berhenti dan mengecek pada data, itu (fairing) mengubah cukup banyak set-up pada masuk ke tikungan. Dan untuk alasan itu saya kehilangan grip (daya cengkeram) bagian depan.”

Tak pelak, fairing baru didesain untuk membantu agar roda depan tidak terangkat ketika keluar tikungan (wheelie), serta tentunya meningkatkan akselerasi, yang mana merupakan faktor penting bagi Honda.

Marquez boleh sukses merengkuh gelar juara musim lalu, dan pabrikan Jepang itu mengoleksi sembilan kemenangan dari 18 balapan. Akan tetapi, Honda begitu kesulitan dengan masalah akselerasi sepanjang musim.

Masalah akselerasi itulah yang juga kemudian membawa perubahan pada mesin baru RC213V. Kendati masih berupaya menyelaraskan mesin ‘big bang’ dengan elektronik, Marquez menegaskan akselerasi masih menjadi fokus utama pekerjaan Honda.

“Kami masih kehilangan sesuatu. Tapi saya pikir tahun ini sedikit berkurang. Tahun ini (akselerasi) masih menjadi titik kelemahan kami, tapi kami bekerja baik dan saya pikir setiap tahunnya semakin lebih baik,” paparnya.

“Besok (tes hari kedua), kami perlu untuk juga mencoba sesuatu pada akselerasi kami dan pada sisi elektronik. Saya berharap itu bisa sedikit membantu. Tapi kami tahu itu tidak akan menjadi titik kuat kami musim ini.”

Marquez terjatuh untuk kedua kalinya di Tikungan 2 jelang berakhirnya sesi tes. Ia pun harus puas menempati posisi ke-12, atau lebih lambat 1,080 detik dari pembalap tercepat Andrea Dovizioso (Ducati).

“Kami cukup banyak meningkat. Kami banyak meningkat pada elektronik musim dingin ini,” ungkap pembalap berusia 24 tahun itu.

“Kami tahu sirkuit ini akan menjadi salah satu yang sulit, terutama karena Ducati sangat kuat. Tapi tidak apa-apa, dalam hal ritme, kami tidak terpaut sangat jauh.

“Tentu saja Dovizioso tampak satu langkah di depan semua pembalap. Tapi kami harus bekerja keras, dan kami berhasil meningkatkan. Kami masih berada di sini selama dua hari lagi dan kami perlu untuk meningkat di sirkuit ini.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event Tes Pramusim Qatar
Sub-event Jumat
Trek Losail International Circuit
Pembalap Marc Marquez
Tim Repsol Honda Team
Tipe artikel Breaking news