Marc Marquez Klaim Ducati Lebih Kompetitif ketimbang Yamaha

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengatakan Ducati lebih kompetitif dibandingkan Yamaha, meski Fabio Quartararo memiliki kinerja lebih stabil.

Marc Marquez Klaim Ducati Lebih Kompetitif ketimbang Yamaha

Marc Marquez telah merasakan pertarungan dengan pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, dalam beberapa balapan, dan sangat sulit mengalahkan rider asal Italia itu.

Pertarungan yang masih teringat jelas adalah perebutan posisi pertama di Aragon, di mana juara dunia enam kali itu harus melakukan percobaan sebanyak tujuh kali untuk menyalip Bagnaia.

Namun usahanya selalu gagal dan Marquez harus puas finis di podium kedua. Ini membuatnya menyadari bahwa Honda harus melakukan peningkatan besar jika ingin mengalahkan Ducati musim depan.

Fokus Marc Marquez memang hanya ditujukan pada motor Ducati Desmosedici GP, ketimbang Yamaha yang tampil kuat bersama Quartararo.

Menurutnya, Yamaha YZR-M1 masih memiliki kelemahan yang bisa diatasi RC213V miliknya saat ini. Terlebih hanya Quartararo yang bisa membuat motor tim pabrikan Jepang itu melaju cepat.

Berbeda dengan Ducati, meski belum menunjukkan konsistensi, tapi empat pembalap yang menggunakan motor pabrikan bisa tampil mengesankan.

Ditambah dengan kinerja memukau dari Enea Bastianini di Misano yang raih podium dengan menggunakan Desmosedici GP19.

“Semuanya saling berkaitan, jika Anda keluar dari tikungan dengan bagus, maka Anda akan memiliki akselerasi yang baik, dan dapat menghentikan motor dengan lebih baik,” kata Marquez seperti dilansir Speedweek.

“Pasalnya, Anda datang dengan kecepatan tinggi, mengerem sedikit lebih awal dan tak memberikan beban besar pada ban depan.

“Pada saat itu, kami harus mendapatkan waktu di fase pengereman, itu berarti ada risiko lebih besar dan banyak yang terjatuh.

“Kami harus memahami cara berkendara para pembalap Ducati. Apa yang saya lihat saat berada di belakang Bastianini, dia mengerem dengan sangat berani, menghentikan motornya dan melaju seperti roket ketika keluar tikungan.

“Yamaha memiliki gaya yang berbeda, tapi saya pikir Ducati sekarang jauh lebih kompetitif dibandingkan Yamaha.

“Tapi, Quartararo jadi pembalap tercepat saat ini, kecepatan yang dimilikinya benar-benar mengesankan.”

Baca Juga:

Marc Marquez dibuat terkesan dengan cara berkendara Enea Bastianini, karena ia tak diberi kesempatan untuk mempertahankan posisinya.

Pembalap asal Spanyol itu juga terkesan dengan apa yang ditunjukkan pemuda yang berstatus rookie tersebut di MotoGP sepanjang akhir pekan.

“Enea memiliki akhir pekan yag bagus. Dia mencatatkan waktu 1 menit 31,8 detik pada Q1. Jika seseorang dapat mencatatkan waktu seperti itu, maka dia memiliki kecepatan,” ujarnya.

“Ketika dia menyalip saya di balapan, saya langsung menyadari bahwa dia memiliki peluang yang sangat besar.

“Pada satu titik di balapan, saya mengikutinya dan kami mencoba mengejar Quartararo. Tapi saya menyadari sudah melewati batas dan mengatakan kepada diri sendiri, ‘Tetap tenang, biarkan dia pergi’.

“Dia berkendara dengan sangat baik dan sangat mengerti bagaimana caranya mengendalikan motor Ducati. Pengeremannya sangat lambat dan keluar dari tikungan dengan tenaga besar. Tak ada yang spesial, tapi dia melakukan segalanya dengan tepat.

“Jika Anda melakukan seperti itu dengan motor MotoGP, maka waktu lap terbaik akan menjadi milik Anda.”

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Enea Bastianini, Avintia Esponsorama Racing

Marc Marquez, Repsol Honda Team, Enea Bastianini, Avintia Esponsorama Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Belum Nyaman, Marc Marquez Enggan Jalani Operasi Keempat
Artikel sebelumnya

Belum Nyaman, Marc Marquez Enggan Jalani Operasi Keempat

Artikel berikutnya

Miguel Oliveira Temukan Lagi Performa RC16 Selama Tes Misano

Miguel Oliveira Temukan Lagi Performa RC16 Selama Tes Misano
Muat komentar