Marquez-Lorenzo takkan seperti Prost vs Senna

dibagikan
komentar
Marquez-Lorenzo takkan seperti Prost vs Senna
Oleh:
Co-author: Derry Munikartono
26 Nov 2018 12.39

Akan diduetkan dengan Jorge Lorenzo, Marc Marquez yakin hubungan keduanya akan harmonis, dan jauh dari perpecahan.

Musim 2018 baru saja berakhir, namun banyak hal yang membuat persaingan tahun 2019 depan patut ditunggu. Salah satunya adalah kiprah Lorenzo dengan tim barunya, Repsol Honda.

Lorenzo sudah mencicipi RC213V untuk pertama kalinya pada tes Valencia, melahap total 76 lap selama dua hari, dengan laptime 1 menit 31,584 detik, X-Fuera berada di posisi ke-12, lebih lambat 0,827 dari Maverick Vinales.

Mengomentari performa Lorenzo, Marquez mengaku dirinya belum bisa menilai bagaimana rekan satu tim barunya, The Baby Alien juga belum berbincang dengan pembalap asal Palma de Mallorca itu.

“Saya belum melihat datanya, saya belum bisa melihatnya di trek sepanjang hari. Seperti biasa, saya lebih kencang darinya, karena itu saya tidak memeriksa apapun. Saya berkonsentrasi pada pit box saya, dan belum berbincang dengannya,” akunya.

Dalam kurun sembilan tahun di Yamaha, X-Fuera memiliki hubungan kurang harmonis dengan Valentino Rossi, sampai akhirnya Lorenzo membelot ke Ducati pada akhir 2016.

Selama dua musim di Borgo Panigale, awalnya hubungan Lorenzo dengan Andrea Dovizioso cukup harmonis. Sampai akhirnya X-Fuera merengkuh kemenangan pertamanya bersama Ducati di Mugello

Hubungan keduanya memburuk, puncaknya saat DesmoDovi mempertanyakan absennya Lorenzo selama beberapa beberapa balapan terakhir musim 2018.

Dengan reputasi tersebut, dan fakta bahwa Honda menduetkan juara dunia MotoGP tujuh musim terakhir. Banyak pihak menilai hubungan Marquez dan Lorenzo bisa memburuk kapan saja.

Alain Prost, McLaren, Ayrton Senna, McLaren

Alain Prost, McLaren, Ayrton Senna, McLaren

Foto oleh: Sutton Images

Bahkan, banyak yang berasumsi hubungan Marquez-Lorenzo akan sama panasnya seperti Ayrton Senna dan Alain Prost, pasangan dari tim Formula 1 McLaren musim 1988-1989 yang terkenal dengan rivalitasnya.

Saat itu, keduanya kerap bersitegang, baik di dalam atau luar trek. Puncaknya pada GP Jepang 1989, di mana Senna didiskualifikasi menyusul insiden dengan Prost.

Mengomentari hal tersebut, Marquez, yang beberapa kali bertarung melawan Lorenzo musim ini yakin hubungan keduanya tak akan seperti Senna-Prost.

Meski tidak menutup untuk bertarung di lintasan, The Baby Alien menekankan keduanya sudah cukup dewasa, dan akan bekerja sama untuk kepentingan tim.

“Tidak, saya tak ingin menghidupi sesuatu seperti itu (rivalitas Senna-Prost). Jelas kedua pembalap ingin memenangi gelar, kami ingin berada di depan pembalap lainnya, dan bertarung untuk kemenangan. Dan pasti, kami berdua akan memberikan 100%. Tapi, di luar trek kita adalah rekan satu tim,” ujar tujuh kali juara dunia itu.

“Tahun ini kami mengalami beberapa pertarungan di Austria dan Brno, dan hubungan profesional kami baik.  Kami berdua sudah dewasa, meski ia sedikit lebih tua dari saya, dan kami telah melakukan ini untuk sementara waktu.

“Pada akhirnya, di dalam trek adalah satu hal, tetapi di luar trek Anda bisa memiliki rasa hormat satu sama lain. Seperti yang saya miliki dengan Dovizioso,” tutupnya.

Slider
List

Marc Márquez, Repsol Honda Team

Marc Márquez, Repsol Honda Team
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
6/10

Foto oleh: Miquel Liso

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team
7/10

Foto oleh: Miquel Liso

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
8/10

Foto oleh: Miquel Liso

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team

Jorge Lorenzo, Repsol Honda Team
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Marc Márquez, Repsol Honda Team

Marc Márquez, Repsol Honda Team
10/10

Foto oleh: Miquel Liso

Next article
Petrucci klaim GP19 bukanlah evolusi GP18

Artikel sebelumnya

Petrucci klaim GP19 bukanlah evolusi GP18

Next article

Espargaro: Sulit bagi Iannone untuk tidak frustrasi

Espargaro: Sulit bagi Iannone untuk tidak frustrasi
Muat komentar