Marquez, Rossi dan Vinales bicara soal MotoGP Indonesia

Tiga pembalap top: Marc Marquez, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, sepakat bahwa Indonesia dapat menggelar MotoGP jika memiliki sirkuit yang layak.

Bukan rahasia umum bahwa Indonesia adalah pasar terbesar bagi pabrikan Honda, Yamaha dan Suzuki – ditandai dengan tingginya angka penjualan motor. Indonesia juga memiliki potensi untuk menjadi tuan rumah balap Grand Prix.

Namun, ketiadaan sirkuit yang memenuhi standar keselamatan internasional menjadi masalah dan sekaligus hambatan besar bagi Indonesia.

“Setiap kali kami ke sana, fans sangat mengikuti MotoGP. Mereka layak untuk mendapatkan (tontonan) balapan. Tapi kami butuh sirkuit. Saya pikir jika kami punya sirkuit, kami bisa balapan. Kami tahu bagaimana besarnya MotoGP di sana,” ucap Marquez saat konferensi pers di Sepang, Kamis (27/10).

Valentino Rossi, Movistar Yamaha MotoGP livery for the Malaysian GP
Valentino Rossi, Movistar Yamaha MotoGP livery for the Malaysian GP

Foto oleh: Yamaha MotoGP

Pernyataan senada juga dilontarkan oleh Rossi. “(Indonesia) merupakan salah satu tempat yang sangat bergairah kepada MotoGP, terutama dalam beberapa tahun terakhir banyak meningkat. Kenapa tidak?,” timpalnya.

“Tapi kami butuh sirkuit yang bagus, karena ketika saya balapan pada 1997 dan 1998 di Indonesia, trek sudah mendekati limit dan cukup tua. Sedikit berbahaya. Kami butuh sirkuit yang bagus. Jika kami memilikinya, kami akan mampu untuk datang ke sana,” tandas pembalap Italia itu.

Sedangkan, Vinales menambahkan: “Fans selalu memiliki feeling tentang kami. Bagi mereka, kami sangat penting. Seperti yang Marc katakan, tentu akan menyenangkan untuk balapan di sana.”

Maverick Viñales, Team Suzuki Ecstar MotoGP
Maverick Viñales, Team Suzuki Ecstar MotoGP

Foto oleh: Gold and Goose Photography

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Valentino Rossi , Marc Marquez , Maverick Viñales
Tim Repsol Honda Team , Yamaha Factory Racing , Team Suzuki MotoGP
Tipe artikel Breaking news