Marquez: Saya harus ambil risiko

Kendati memimpin klasemen sementara MotoGP, Marc Marquez menegaskan bakal mengambil risiko demi mengamankan gelar juara dunia musim 2016.

Pembalap Repsol Honda itu unggul 43 poin atas rival beratnya, Valentino Rossi. Dengan lima balapan tersisa, secara teori, Marquez sebenarnya tak perlu menang untuk merebut gelar juara MotoGP yang ketiga.

Tapi Marquez punya opini berbeda. Ia menganggap perlu untuk mengambil risiko ketika dapat melakukannya. 

“Poin penting, tapi juga penting untuk finis di podium. Jadi, Anda harus mengambil risiko. Tapi dengan keunggulan yang dimiliki Anda bisa sedikit mengontrol, sebagai contoh, seperti di Misano,” ucap Marquez dalam konferensi pers jelang MotoGP Aragon, Kamis (22/9).

“Di Misano, saya tidak merasa sangat baik. Karena itu saya perlu untuk menyelesaikan balapan dan finis keempat. Tentu, menjadi konsisten sangat penting. Ini sesuatu yang saya pelajari tahun lalu dan sesuatu yang saya coba untuk terapkan tahun ini.

“Pada akhirnya, konsistensi itu penting. Tapi juga penting untuk mengambil risiko dan mencoba finis di depan Valentino dan Jorge (Lorenzo),” tandasnya.

Marquez, yang baru satu kali menang di Aragon - sejak debut di MotoGP pada 2013, mengaku dalam kondisi tertekan untuk tampil kuat di depan para fansnya akhir pekan ini.

“Feeling saya baik, karena ini salah satu sirkuit favorit dan saya memimpin klasemen dengan keunggulan 43 poin. Tapi jujur, saya juga merasa dalam tekanan,” imbuhnya.

“Secara keseluruhan, kecepatan saya di sirkuit ini cukup bagus. Walaupun jika Anda melihat hasil sebelumnya yang tidak begitu baik. Tapi secara normal, saya merasa baik di trek ini,” tandas Marquez.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Event GP Aragon
Trek Motorland Aragon
Pembalap Marc Marquez
Tim Repsol Honda Team
Tipe artikel Breaking news