Marquez sebut Pedrosa kekurangan motivasi

dibagikan
komentar
Marquez sebut Pedrosa kekurangan motivasi
Oriol Puigdemont
Oleh: Oriol Puigdemont
Co-author: Jamie Klein
6 Jul 2018 15.02

Performa buruk dari Dani Pedrosa akhir-akhir ini disebabkan oleh kurangnya motivasi, membuatnya sulit memaksimalkan RC213V. Hal ini dipaparkan oleh rekan satu timnya, Marc Marquez.

Pedrosa, yang akan meninggalkan Repsol Honda musim depan, menjalani akhir pekan yang buruk di Assen. Start dari peringkat ke-18, The Little Spaniard hanya mendapat 1 poin berkat finis di posisi ke-15.

Hasil ini melanjutkan rentetan penampilan buruk dari pembalap 32 tahun ini, yang saat ini menempati peringkat ke-12 klasemen sementara. Selama 3 balapan terakhir, ia hanya mendulang 12 poin.

“Dani sedang menjalani masa-masa sulit,” Marquez mengomentari rekan satu timnya. “Assen adalah salah satu trek di mana ia paling kesulitan, ini karena kondisi fisiknya.

“Namun dengan motor kami, jika Anda tidak termotivasi, mustahil untuk kencang. Motor kami sering bergetar, Anda harus mengendarainya dengan keberanian.”

Baca Juga:

Akhir pekan sulit

Meski masih simpang siur, Pedrosa kemungkinan besar bertahan di MotoGP musim depan sebagai bagian dari tim satelit Yamaha milik SIC (Sepang International Circuit), dengan sokongan Petronas.

Berbicara di Barcelona, Pedrosa mengaku ketidakpastian masa depannya mempengaruhi performanya. Ia kembali mengungkapkan hal serupa setelah kualifikasi MotoGP Belanda, di mana ia menempati posisi start ke-18.

Ia menyelesaikan balapan di posisi ke-15 setelah bertarung dengan Pol Espargaro, duo Aprilia, Aleix Espargaro dan Scott Reding, serta pembalap Avintia Ducati, Tito Rabat.

“Ini adalah akhir pekan sulit,” aku pedrosa. “Awalnya tidak baik, dan tidak melakukan progres saat start, saya kehilangan beberapa posisi dan sangat sulit untuk menemukan ritme.

“Kurang lebih, saya memiliki feeling sama seperti saat latihan. Sedikit demi sedikit, saat balapan saya melaju lebih kencang, saya lebih nyaman dan meningkatkan catatan waktu saya.

“Masalahnya saya tertahan oleh gerombolan motor, dan saya kehilangan banyak waktu pada chicane terakhir. Sulit bagi saya untuk melakukan overtake di sana, dan lalu saya tertahan di belakang grup, dan kembali melambat.

“Saya melebar di Tikugan 1 saat coba menghindari kecelakaan, itu membuat saya kehilangan dua hingga tiga detik dalam satu lap. Dua lap selanjutnya saya kembali menemukan kecepatan.

“Hal positif pada akhir balapan saya kembali kencang, kecuali saat awal atau menggunakan ban baru. Saya harus lebih kencang dengan ban baru, jadi dapat tampil lebih kuat saat kualifikasi.”

Slider
List

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team

Dani Pedrosa, Repsol Honda Team
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
Crutchlow beberkan kelemahan Honda di Assen

Artikel sebelumnya

Crutchlow beberkan kelemahan Honda di Assen

Next article

Espargaro: Motor 2018 telah temui batasnya

Espargaro: Motor 2018 telah temui batasnya
Muat komentar