Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Marc Marquez Tak Pernah Berpikir Hengkang dari Honda

Marc Marquez masih memiliki ambisi untuk meraih gelar MotoGP lagi meski kondisinya kini sangat sulit. Dan, The Baby Alien menegaskan bahwa dirinya hanya ingin menjadi juara lagi bersama Honda.

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez menghadapi salah satu periode paling rumit dalam kariernya. Selain harus mengatasi keterlambatan teknis RC213V, ia juga harus berkompromi dengan masalah fisik, efek dari rentetan kecelakaan dalam dua musim terakhir.

Kendati masih kesulitan menyesuaikan gaya berkendaranya dengan RC213V 2022 yang telah mengalami perubahan radikal, Marquez sama sekali tidak pernah berpikir untuk meninggalkan Honda.

Seperti diketahui, Spaniard telah memperkuat pabrikan Jepang tersebut sejak promosi ke kelas premier pada musim 2013 lalu. Dan The Baby Alien masih memiliki kontrak panjang hingga 2024 mendatang.

Baca Juga:

Di tengah ramainya pasar pembalap menyusul keputusan Suzuki mundur dari MotoGP akhir musim ini, Marquez satu dari hanya empat rider yang tidak perlu khawatir soal masa depannya. Hasil di bawah standar pada tujuh race awal tak merusak keyakinannya.

“Meninggalkan Honda? Tidak, ini adalah tim dalam hidup saya. Dan saya punya motivasi lain, lebih dari keinginan mencoba merek atau tim lain. Saya ingin tetap berjuang untuk meraih gelar, tetapi dengan tim ini, bukan yang lain,” ujar Marquez dalam wawancaranya dengan DAZN baru-baru ini.

“Selain itu, semakin jelas bahwa tidak ada lagi definisi motor yang ideal (di MotoGP). Motor tercepat itu tergantung pada gaya berkendara Anda,” pembalap 29 tahun tersebut menambahkan.

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Bicara soal gaya berkendara, ini yang masih menjadi masalah Marc Marquez di atas RC213V anyar. Ia belum menemukan yang sesuai sehingga dapat memaksimalkan potensi prototipe Honda tersebut.

“Sekarang saya harus berkendara dengan gaya yang berbeda, saya harus mempelajari strategi yang juga berbeda. Mengemudi seperti ini bukanlah gaya yang paling saya sukai, tetapi terkadang apa yang Anda tidak suka itulah yang berhasil,” tuturnya.

Setelah tujuh putaran MotoGP 2022, Marc Marquez belum sekalipun menang atau meraih podium. Pencapaian terbaiknya adalah ketika finis di urutan keempat di GP Spanyol. Kini, ia menempati P10 dalam klasemen sementara dengan 54 poin. The Baby Alien terpaut 48 angka dari sang pemuncak, Fabio Quartararo.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Bos KTM Ingin MotoGP Larang Penggunaan Aero Fairing
Artikel berikutnya Kekaguman Marc Marquez pada Valentino Rossi Tak Sirna

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia