Marquez tak yakin kunci gelar juara di Motegi

Marc Marquez tak yakin dapat mengunci gelar juara dunia MotoGP di Motegi, Jepang. Jika sukses melakukannya, maka itu akan seperti memenangi lotere.

Kemenangan di Aragon telah membawa Marquez unggul 52 poin atas Valentino Rossi. Pembalap Repsol Honda itu memiliki peluang pertama untuk menjadi juara dunia kelas premier di Motegi.

Yang harus dilakukan Marquez adalah memperpanjang keunggulan hingga 76 poin – di mana ia harus memenangi balapan dengan Rossi tidak mencetak lebih dari satu poin.

Namun, Marquez mengakui hampir tidak ada peluang akan terjadinya hal tersebut.

“Penting untuk mengunci gelar juara, tidak peduli kapan,” ucap Marquez. “Saya tidak berpikir akan melakukan di Jepang. Itu akan seperti memenangi lotere!

“Jika Anda ingin menjadi juara, ada waktu ketika Anda harus mengejarnya. Penting bahwa kami menunggu momen kami. Jika saya tidak menang di sini (Aragon), saya tidak akan mengakhiri akhir pekan dengan baik.

Marquez lalu menambahkan trek Motegi tampak sulit baginya untuk menunjukkan kekuatan Honda. Pembalap Spanyol itu lebih memilih bersabar dan menunggu trek yang lebih menguntungkan motornya.  

“Tentu saja, Phillip Island dan Valencia sirkuit yang baik untuk saya,” terang Marquez. “Tahun lalu, saya kuat di trek kering Motegi. Tapi lalu di trek basah jadi berbeda. Dengan permukaan trek baru di Sepang, kami akan melihat bagimana menghadapinya.

“Tapi kami perlu untuk menjaga mentalitas yang sama – jika kami tiba pada hari Minggu dan kami tidak memenangi trek di mana saya kuat, itu bukan masalah. Kami harus menunggu,” pungkasnya.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan MotoGP
Pembalap Marc Marquez
Tim Repsol Honda Team
Tipe artikel Breaking news