Martin Perlu Adaptasi dengan Desmosedici GP21

Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, masih perlu beradaptasi dengan Desmosedici GP21, terutama pada kecepatan di tikungan dan titik pengereman.

Martin Perlu Adaptasi dengan Desmosedici GP21

Martin merupakan salah satu rookie yang akan melakoni debutnya di MotoGP, bersama Enea Bastianini dan Luca Marini. Selama lima hari tes, pria asal Spanyol itu mengaku memiliki perasaan bagus di atas motor Ducati.

Pada awal tes, Martin mengaku terkejut dengan performa motor Ducati, Desmosedici GP21, usai crash. Tapi, ia senang karena itu membuatnya dapat memahami apa yang perlu dilakukan di atas motor.

Pria 23 tahun itu juga mengatakan bahwa tidak sulit untuk mengendarai Desmosedici GP21. Tapi, ia menegaskan masih perlu beradaptasi untuk mengendalikan performa yang dihasilkan mesin.

“Ini bukan motor yang rumit, motor terasa luar biasa. Saya harus melakukan peningkatan, terutama dalam kecepatan saat memasuki tikungan,” kata Martin.

“Di Moto2, kami dituntut cepat dan untuk melaju lebih cepat daripada apa yang kami lakukan rasanya tidak memungkinkan. Tapi di sini, segala yang saya minta akan diberikan. Saya sangat senang. Saya juga telah menguji banyak hal dan itu membuat saya senang.

Peraih gelar Moto3 2018 itu yakin masih banyak ruang yang bisa ditingkatkan, khususnya saat  pengereman. Mengingat Ducati menjadi salah satu pabrikan yang memiliki kekuatan di pengereman keras dan itu dibutuhkan untuk mengeluarkan potensi Desmosedici GP.

“Saya masuk ke tikungan terlalu cepat setelah melepas rem, dan itu membuat motor berakselerasi lebih besar dibandingkan yang lainnya. Itu jadi hal yang perlu saya pahami,” ucapnya.

“Saya belum tahu pasti apa yang harus dilakukan, karena kami terus menerapkan setelan berbeda untuk menemukan solusi terbaik.”

Baca Juga:

Sepanjang tes pramusim, Jorge Martin merasa tak ada masalah besar yang harus diperbaiki. Ia menegaskan hanya perlu meningkatkan performanya dalam mengendarai Desmosedici GP21.

“Tidak ada hal besar yang harus saya tingkatkan. Mungkin saya harus sedikit lebih baik saat di tikungan, tapi saya tak terlalu jauh dari Jack Miller. Kami harus meningkatkan waktu di tikungan untuk membuat kami semakin dekat dengan yang terbaik,” ujarnya.

Tahun ini, rookie di MotoGP memiliki sedikit pengalaman di atas motor sebelum musim baru berlangsung. Pandemi Covid-19 memaksa mereka harus beradaptasi dengan cepat di atas tunggangan baru.

“Saya tidak tahu seberapa besar progres saya sejauh ini. Tapi saya senang dengan kinerja saya dan berusaha untuk terus berkembang,” Martin mengungkapkan.

“Seharusnya kami memiliki balapan yang bagus di sini, tapi di Portimao atau Jerez, kami harus memulai dari nol. Saya harus merasakan pengalaman di trek lain untuk memahami motor ini.”

Bagaimanapun, Jorge Martin merasa puas dengan kecepatannya di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, dan berharap bisa mendapatkan hasil bagus di dua balapan pertama tahun ini.

“Kami sangat kompetitif, dan waktunya sangat bagus. Hanya lima hari di atas motor, ini sungguh memuaskan. Saya sangat senang dan menikmati momen ini. Saya mengubah gaya balap, yang mana tak mudah, tapi saya berusaha terus berkembang,” Martin menegaskan.

“Saya rasa belum bisa bertarung untuk posisi lima besar, tapi saya pikir mampu untuk memperebutkan posisi 10 atau 12 besar.”

Jorge Martin, Pramac Racing.

Jorge Martin, Pramac Racing.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar

Video terkait

Binder Klaim Performa Buruk KTM Bukan Akhir Segalanya

Artikel sebelumnya

Binder Klaim Performa Buruk KTM Bukan Akhir Segalanya

Artikel berikutnya

Analisis Lorenzo Usai Lihat Tes Pramusim Qatar 2021

Analisis Lorenzo Usai Lihat Tes Pramusim Qatar 2021
Muat komentar