Martin Yakin Zarco Bisa Menang dalam Waktu Dekat

Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, menilai rekan setim Johann Zarco punya kecepatan yang bagus untuk meraih kemenangan.

Martin Yakin Zarco Bisa Menang dalam Waktu Dekat

Martin masih menjadikan Zarco sebagai referensinya dalam menaklukkan Desmosedici GP, lantaran kesamaan gaya balap dengan karakter motor Ducati itu.

Sepanjang musim ini, Zarco telah meraih tiga podium kedua, yang mana ia kini membuntuti Fabio Quartararo pada klasemen sementara MotoGP 2021.

Walau gagal naik podium tertinggi di GP Catalunya lalu, setelah tak punya cukup waktu untuk mengejar Miguel Olivaira, Zarco tetap merasa puas. Bahkan, torehan finis kedua yang dipetiknya menuai pujian dari tandemnya.

“Sejauh yang saya lihat, Johann menghemat bannya di awal balap karena dia sangat, sangat cepat di lap-lap terakhir. Mungkin dia agak terlalu konservatif di awal lomba,” ujar Martin.

“Dia memiliki kecepatan untuk memenangi balapan. Setelah jeda musim panas, ada trek yang sangat cocok dengan motor Ducati.

“Meski kesulitan di Barcelona, kami tetap bisa tampil baik. Tentu saja, kami akan tetap memperjuangkan kemenangan.”

Martin masih berjuang keras pulih dari cedera dan tengah berupaya untuk menemukan kondisi terbaiknya agar bisa tampil cepat di atas Desmosedici GP.

Mengomentari penampilannya di Catalunya, sang rookie rupanya dilanda kelelahan teramat sangat. Pun demikian, tekad tinggi agar tidak mempermalukan Pramac Racing, mendorongnya untuk berusaha finis.

“Saya sangat lelah, ketika sisa enam lap lagi saya merasa tidak bisa menyelesaikannya. Meski kesulitan, saya berada di zona poin. Saya berpikir fisik saya tidak akan sanggup menahannya lagi,” ujarnya.

“Saya merasa sangat lemah dan di satu titik memiliki perasaan apa yang saya lakukan sangat berbahaya. Tetapi, demi menghargai tim dan diri sendiri, penting untuk menyelesaikan balapan, dan saya melakukannya.”

Baca Juga:

Momen besar sempat terjadi sebelum start, Martin terjatuh saat menuju ke grid. Itu sebabnya ia start dari pit lane dengan motor keduanya.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi dalam kecelakaan itu. Saya mengambil tikungan perlahan dan kemudian saya terjatuh,” ucapnya.

“Mungkin karena rem mesin dan ban yang dingin. Motornya langsung melaju. Saya tidak punya kesempatan untuk bereaksi dan saya sudah terbaring di tanah.”

Martin sendiri merasa puas dengan balapan pertamanya usai absen cukup lama. Start dari pit lane dan finis di zona poin tanpa mengambil risiko besar di balapan, dianggapnya sebagai hasil positif.

“Setelah absen panjang dari cedera, itu adalah hari untuk mencoba menyelesaikan balapan. Jika saya memulai dari posisi ke-15, mungkin akan menggoda saya untuk menyerang dan berisiko terjatuh,” tuturnya.

“Jadi, saya senang bisa menyelesaikan balapan dan mendapatkan dua poin penting untuk kejuaraan.”

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
MotoGP Jerman: Honda Bukan Ancaman Ducati

Artikel sebelumnya

MotoGP Jerman: Honda Bukan Ancaman Ducati

Artikel berikutnya

Lorenzo Tak Ingin Anaknya Jadi Seorang Pembalap

Lorenzo Tak Ingin Anaknya Jadi Seorang Pembalap
Muat komentar