Masa Depan Bastianini dan Martin Ditentukan Juni

Masa depan Enea Bastianini dan Jorge Martin akan ditentukan Juni mendatang. Keduanya punya dua balapan lagi untuk mencuri hati Ducati.

Jorge Martin, Pramac Racing

Keputusan Suzuki untuk keluar dari MotoGP menimbulkan gejolak di bursa pembalap. Ini artinya ada dua rider jempolan, Alex Rins dan Joan Mir, yang bisa diperebutkan.

Dengan mayoritas pembalap akan habis kontrak akhir musim ini, maka posisi siapa pun kecuali Francesco Bagnaia, Brad Binder, Franco Morbidelli dan Marc Marquez, terancam.

Dengan demikian, line-up untuk musim 2023 masih bisa berubah. Ducati yang merajai klasemen konstruktor pun sepertinya bakal melakukan hal serupa jika merujuk performa dua pembalapnya.

Walau belum segarang tahun lalu, Pecco sudah unjuk gigi. Ketika mulai nyaman dengan Desmosedici GP22, ia mampu mengunci kemenangan di MotoGP Spanyol.

Prestasi murid Valentino Rossi itu bertolak belakang dengan rekannya Jack Miller. Walaupun sudah naik podium lebih dulu, yakni di Austin, ia kembali dihantui inkonsistensi dan crash. Alhasil, pilot Australia itu hanya bertengger di peringkat ke-11 klasemen MotoGP 2022.

Rumor bakal ada satu slot kosong di sebelah Pecco tampaknya kian nyata. Apalagi beberapa waktu lalu, legenda MotoGP, Jorge Lorenzo membocorkan kalau Jorge Martin yang bakal naik ke tim pabrikan.

Hanya saja, hingga sekarang, belum ada konfirmasi apa pun dari Ducati. Bos tim Luigi Dall’Igna menjelaskan akan memantau situasi antara Martin dan Enea Bastianini hingga beberapa pekan ke depan.

Baca Juga:

Sementara, direktur olahraga Paolo Ciabatti, mengutarakan kepada Sky Sport dengan sedikt lebih gamblang.

“Masa depan Bastianini dan Martin akan jelas pada Juni,” ujarnya. Walau hanya ada satu slot di tim pabrikan, menurut Ciabatti, tujuan mereka, “mempertahankan kedua pembalap muda.”

“Mereka sudah bekerja dengan sangat baik. Jadi Ducati mengandalkan keduanya untuk masa depan,” ia menambahkan.

Dalam struktur Ducati, hanya Pecco yang aman untuk dua musim mendatang. Sisanya Martin, Bastianini, Miller dan Johann Zarco masih ketar-ketir.

Pembalap yang posisinya riskan adalah Miller, yang dirumorkan kian dekat dengan tim satelit LCR Honda.

Dall’Igna menanggapi, “Tentu saja selalu ada kemungkinan, tapi saya kira kelanjutan dalam balapan yang bernilai. Jika seorang pembalap tampil baik dengan motor, dia seharusnya tidak memikirkan untuk ganti (tim).”

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar

Knalpot ‘Udang’ KTM Curi Perhatian Saat Tes MotoGP Jerez

Franco Morbidelli Sadar Progres Performanya Sangat Lambat