Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
MotoGP MotoGP Catalunya

Massimo Rivola Tak Ingin Salahkan Aleix Espargaro

CEO Aprilia Racing Massimo Rivola tak ingin menyalahkan Aleix Espargaro atas apa yang terjadi di Grand Prix Catalunya, ketika sang rider melakukan selebrasi lebih awal.

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team

Aleix Espargaro harus kehilangan podium akibat salah menghitung jumlah lap. Ia sudah melakukan perayaan saat balapan menyisakan satu putaran lagi.

Padahal, saat itu Espargaro sedang berada di urutan kedua, bertarung ketat dengan dua pembalap Pramac Racing, Jorge Martin dan Johann Zarco.

Setelah menyadari balapan belum usai, pembalap asal Spanyol itu kembali memacu motornya, dan berada di urutan keenam. Beruntung ia belum terlalu jauh dari Luca Marini dan mampu menyalipnya hingga akhirnya finis kelima.

“Saya melihat layar besar, di mana Massimo (Rivola) mengangkat kedua tangannya ke kepala dan saya otomatis berpikir bahwa dia pikir saya mengalami masalah teknis atau semacamnya,” kata Espargaro.

“Saya melihat semua orang masih melaju kencang. Jadi, saya menekan dengan sekeras mungkin untuk mendapatkan posisi terbaik.”

Baca Juga:

Semua orang di paddock Aprilia memang terlihat kecewa karena mengira motor Aleix Espargaro mengalami kerusakan. Menyadari Espargaro melakukan kesalahan, mereka hanya berharap bisa finis di tempat terbaik.

Massimo Rivola mengatakan hal tersebut bisa terjadi kapan saja dengan siapa saja, dan ia menolak untuk menyalahkan Espargaro atas kejadian tersebut.

“Kami belum sampai membahas detailnya karena dia sangat kecewa. Bukan waktunya untuk menginterogasinya, dia butuh waktu untuk menemukan kembali kepercayaan dirinya,” ujar Rivola.

“Saya pikir ini sangat penting untuk menunjukkan kami berada dalam permainan. Tahun ini, segalanya berjalan dengan baik.

“Untuk balapan ini, kami bisa mengharapkan banyak hal. Kami finis kelima, yang mana masih menjadi hasil sangat bagus jika dibandingkan dengan rekor kami di sini.”

Tekanan balapan kandang dan ekspektasi besar diduga menjadi penyebab utama Aleix Espargaro melakukan kesalahan tersebut. Massimo Rivola menegaskan tim tidak akan mempermasalahkan itu dan akan kembali berjuang pada balapan berikutnya.

“Tidak ada indikasi buruk. Saya pikir ini balapan yang cukup menegangkan baginya. Finis di luar empat besar, saya kira ini balapan paling sulit baginya, bukan hanya tekanannya tapi juga cara dia membawa tim ini,” katanya.

“Jika dia terlambat melakukan pengereman satu meter saja, kami yakin akan melihat balapan yang berbeda. Tapi, mungkin itu untuk balapan berikutnya. Kami sangat siap.

“Kali ini dia menyelesaikan balapan satu lap lebih cepat. Dia selalu mendapat banyak tekanan di sini dan dia sangat ingin melakukannya dengan baik.

“Dia sangat bagus dan dia bisa melakukannya lebih baik lagi. Sayang sekali, dia juga kehilangan banyak poin, tapi saya pikir itu akan memberinya sedikit lebih banyak agresivitas, jika dia membutuhkannya.”

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team

Aleix Espargaro, Aprilia Racing Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Pol Espargaro Mengaku Punya Beberapa Opsi di MotoGP
Artikel berikutnya Francesco Bagnaia Nilai Top Speed Bukan Segalanya

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia