Maverick Vinales Sempat Tertekan Jelang Tes Aprilia

Pembalap MotoGP, Maverick Vinales, merasakan rasa gugup yang begitu besar sebelum menguji coba RS-GP di Misano pada pekan ini.

Maverick Vinales Sempat Tertekan Jelang Tes Aprilia

Pengoleksi sembilan kemenangan di kelas premier itu debut mengendarai Aprilia dalam tes privat selama dua hari, yang juga diikuti sejumlah test rider MotoGP.

Mengomentari penampilan pertamanya bersama Aprilia, Vinales menuturkan bagaimana dia dengan cepat menemukan perasaan positif di atas RS-GP.

“Ketika saya tiba, saya merasakan tekanan besar. Saya gugup,” kata Vinales kepada Sky Sport Italy.

“Saya menghabiskan begitu banyak waktu dengan jenis motor yang berbeda, tetapi setelah run pertama saya tenang, karena saya menemukan perasaan positif dengan motor.

“Saya suka suasana di garasi, dan menurut saya, tes ini akan membantu kami lebih santai untuk balapan akhir pekan.

“Semuanya sangat positif dan saya siap untuk Aragon.”

Baca Juga:

Rabu (1/9/2021), Aprilia resmi mengonfirmasi bahwa Vinales akan mulai berlomba pada seri MotoGP Aragon, yang mana dia menggantikan Lorenzo Savadori.

Vinales mengungkapkan, debut balapan dengan Aprilia di Aragon merupakan sebuah hal penting, karena hanya dalam kondisi Grand Prix di mana dia akan benar-benar dapat memahami motornya.

“Saya merasakan perasaan yang normal, karena bagi saya tidak normal berada di rumah,” ucap pemakai nomor #12 itu.

“Saya bisa tetap tenang dan berlatih, tetapi saya sangat senang dengan kesempatan ini karena sangat penting untuk segera balapan. (Saya perlu) memahami bagaimana motor berperilaku dalam kondisi seperti itu.

“Memang benar kami mengujinya selama dua hari di sini dan saya senang. Namun, Anda perlu balapan akhir pekan untuk melihat di mana Anda berada.”

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team Gresini

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team Gresini

Photo by: Aprilia Racing

Lebih lanjut, Vinales mengatakan, bahwa dirinya belum mencapai limit saat memacu Aprilia. Kendati demikian, Spaniard memuji upaya yang telah dilakukan Aleix Espargaro dan Lorenzo Savadori dalam mengembangkan RS-GP 2021.

“Saya masih harus banyak meningkatkan, yang pasti saya jauh dari bisa memberikan yang terbaik, karena motornya sangat berbeda, juga mesinnya, jadi saya masih harus sedikit memahaminya,” tutur Vinales.

“Tapi saya kira, baik Aleix dan Lorenzo telah melakukan pekerjaan dengan baik, serta motor berada di level yang sangat tinggi.

“Ada perbedaan, tetapi itu tidak besar. Jadi, saya pikir, saya bisa meningkat banyak dalam waktu singkat.

“Saya masih jauh dari bisa mendorong secara maksimal, namun waktunya cukup mudah bagi saya dan itu penting.”

Salah satu perbedaan terbesar untuk Vinales yang datang dari Yamaha ke Aprilia adalah mesin. Pemuda berusia 26 tahun itu telah terbiasa dengan mesin 4 silinder segaris dibandingkan V4 pada RS-GP.

“Saya melihat banyak perbedaan karena itu fitur yang sama sekali berbeda,” ucap Vinales menjawab pertanyaan tentang perbedaan mesin.

“Saya harus belajar sesuatu dalam hal racing line di trek, karena mereka sedikit berbeda. Saya terbiasa melakukan lebih banyak (racing line mengalir). Tetapi dengan motor ini Anda dapat (berakselerasi) lebih lama.

“Yang sangat saya sukai adalah engine braking. Tapi juga sentuhan pertama throttle itu bagus, dan menurut saya itu bisa bagus dalam kondisi basah.”

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team Gresini

Maverick Vinales, Aprilia Racing Team Gresini

Foto oleh: Aprilia Racing

dibagikan
komentar
Soal Fasilitas Rumah Sakit di Mandalika, Ini Jawaban MGPA

Artikel sebelumnya

Soal Fasilitas Rumah Sakit di Mandalika, Ini Jawaban MGPA

Artikel berikutnya

Maverick Vinales: Saya Belum Pernah Merasa Sebahagia Ini

Maverick Vinales: Saya Belum Pernah Merasa Sebahagia Ini
Muat komentar