Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Bulan Mei, Marc Marquez Baru Bisa Hitung Peluang Juara

Di antara peningkatan kondisi fisiknya dan progres Honda selama tes pramusim, Marc Marquez sangat menantikan MotoGP tahun ini. Namun ia masih bersikap hati-hati terkait peluang kembali meraih gelar juara dunia.

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez tetap menunjukkan keinginan yang kuat untuk dapat menjadi sosok dominan seperti yang ditunjukkannya periode 2013-2019. Setelah dua tahun yang sulit, akankah ia bisa lagi bersaing merebut titel MotoGP?

Spaniard telah melewati banyak momen keraguan sejak musim panas 2020, ketika cedera lengan kanan dengan efek lanjutan. Lalu, begitu comeback, Marquez mengalami masalah penglihatan ganda (diplopia) dan harus mengakhiri 2021 secara prematur.   

Namun kini sinyal kembali positif. Enam kali juara dunia kelas premier itu sudah mampu memenangi tiga balapan tahun lalu kendati dalam kondisi tidak 100 persen. Usai tes pramusim, lengan kanan Marquez menguat dan isu diplopia hilang sepenuhnya.

Yang pasti ia belum berada di puncak performa. Masalah penglihatan membuat sang rider kehilangan beberapa waktu untuk berlatih secara ideal selama musim dingin. Tetapi Marquez yakin akan baik-baik saja pada race pembuka di Qatar, awal Maret.

Baca Juga:

Selain itu, pembalap yang baru berulang tahun ke-29 tersebut percaya dapat mengandalkan RC213V 2022 yang telah berprogres. Honda akhirnya punya grip belakang baik, meskipun ini memaksa Marquez untuk sedikit mengubah gaya berkendaranya.

Elemen-elemen tersebut tampaknya ada guna memungkinkan rider berjuluk The Baby Alien mengejar gelar kategori premier ketujuhnya. Namun Marquez tak buru-buru. Ia memilih menjalani beberapa race lebih dulu sebelum memutuskan soal kansnya.

“Motornya cukup bagus, tetapi kami harus melihat bagaimana performanya dalam balapan,” tutur Marc Marquez kepada radio Cope di sela-sela presentasi seri dokumenter MotoGP Unlimited di Madrid.

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: MotoGP

“Sekitar bulan Mei, saya akan tahu apakah saya mampu memperjuangkan gelar atau tidak. Setelah lima-enam balapan, Anda tahu di mana Anda berada. Apakah Anda sangat jauh atau tidak.

“Mungkin (balapan) awal musim tidak akan menjadi poin kekuatan saya, namun kami tentu tetap bakal berusaha mencoba untuk bisa menjadi yang teratas sesegera mungkin,” sang rider menambahkan.

Di luar kondisinya sendiri, Marc Marquez menganggap sulit mengidentifikasikan siapa penantang terbaik untuk gelar juara dunia pada MotoGP tahun ini. Menurutnya, persaingan bakal sangat ketat dan sulit.

“Saya bisa sebut banyak nama. Lima atau enam pembalap mampu meraih titel, hari ini di MotoGP ada selusin motor yang dapat melakukan itu. Dalam hal favorit, Anda harus musim ke musim, jadi saya pikir Fabio Quartararo dan Pecco Bagnaia,” ucapnya.    

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Honda Tunjukkan Taji dengan RC213V 2022
Artikel berikutnya Pernah Pimpin Sepang, Razali Beri Dukungan ke Pemilik Sirkuit Mandalika

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia