MGPA Gelar Sosialisasi Pra-Pelatihan Marshal

Selain menggenjot pembangunan sirkuit, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mulai menjalankan perekrutan marshal.

MGPA Gelar Sosialisasi Pra-Pelatihan Marshal

Belum lama ini, MGPA selaku promotor lokal untuk MotoGP dan Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) di Indonesia menggelar sosialisasi terkait program pelatihan untuk petugas penanggung jawab keselamatan dalam olahraga balap atau yang biasa disebut marshal.

Sosialisasi pra-pelatihan dirasa penting sebagai pengenalan awal mengingat pentingnya tugas marshal baik di MotoGP maupun WSBK, yang akan digelar di Mandalika Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dalam acara itu dibahas secara detail seperti apa saja pekerjaan dan fungsi tim marshal dalam sebuah balapan, khususnya balap roda dua alias sepeda motor.

Para peserta terlihat sangat bersemangat ketika sesi tanya jawab yang ditanggapi langsung oleh Head of Operation MGPA Dyan Dilato serta Bram Subiandoro selaku Managing Director ITDC The Mandalika.

Para peserta sangat ingin mengetahui mekanisme tugas-tugas utama marshal di sirkuit. Mereka juga menanyakan proses seleksi marshal dan alur pelaksanaan program tersebut.

Selain perwakilan dri MGPA dan ITDC The Mandalika, hadir pula dalam acara tersebut perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Kepala Kecamatan Pujut, kepala desa dan wakil karang taruna seluruh Kecamatan Pujut.

Tugas dan tanggung jawab seorang track marshal memang tidak ringan. Mereka harus mampu memberikan informasi kepada pembalap soal kondisi lintasan dengan racing flags dan simbol-simbol secara akurat.

Mengingat akan menjadi orang yang paling dekat di lintasan, seorang marshal juga harus mampu mengamati situasi balap – termasuk jika aksi pembalap dinilai tidak sesuai aturan – hingga membantu pembalap saat kecelakaan terjadi.

Baca Juga:

Karena itu, seorang marshal juga harus memiliki pengetahuan medis soal cara memberikan pertolongan pertama untuk pembalap saat terjatuh. Teknik memadamkan api juga menjadi skill yang mutlak diperlukan marshal.

Karena itulah rangkaian seleksi dan ujian untuk perekrutan marshal tidak mudah karena akan mendapatkan lisensi resmi dari badan tertinggi olahraga balap, dalam hal ini FIM.

Marshal biasa direkrut oleh promotor lokal dan diambl dari mereka yang mendaftarkan diri secara sukarela (volunter).  

Keuntungan menjadi marshal memang sulit ditandingi pekerjaan biasa. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman soal balap berikut prosedur keselamatannya tetapi juga bisa menyaksikan dari dekat para pembalap kelas dunia beraksi di trek.

Tidak sampai di situ. Jika dinilai bagus, marshal juga bisa direkomendasikan untuk menjalankan profesi yang sama di sirkuit-sirkuit lain di seluruh dunia.

Keuntungan menjadi marshal pun tidak perlu dipertanyakan lagi, selain mendapatan pengalaman dan relasi tentunya marshal yang terbaik bisa direkomendasikan untuk menjadi marshal di sirkuit lain di seluruh dunia.

Seperti diberitakan sebelumnya, MotoGP belum bisa digelar di Mandalika pada tahun ini. Namun, pada 12-14 November mendatang, Mandalika akan menjadi tuan rumah balapan terakhir WSBK. Ajang dengan sistem bubble tersebut juga akan dibarengi Asia Talent Cup (ATC).

 
dibagikan
komentar
Marquez Akui Strateginya Tak Bekerja di Catalunya

Artikel sebelumnya

Marquez Akui Strateginya Tak Bekerja di Catalunya

Artikel berikutnya

Masalah Honda buat Pol Espargaro Deja Vu

Masalah Honda buat Pol Espargaro Deja Vu
Muat komentar