Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Mick Doohan Ingin Jack Miller Patok Target Ambisius

Mantan pembalap MotoGP, Mick Doohan, meminta kompatriotnya, Jack Miller, membidik gelar juara dunia 2022.

Jack Miller, Ducati Team

Ducati Desmosedici GP kini sedang berada di atas angin dengan kecepatannya yang luar biasa. Rider Austalia tersebut mestinya memanfaatkan keunggulan tersebut untuk meningkatkan prestasinya.

Miller merupakan pembalap terkuat kedua Ducati musim ini, setelah Francesco Bagnaia. Ia meraih dua kemenangan dalam MotoGP Spanyol dan MotoGP Prancis, tiga kali naik podium ketiga.

JackAss pun menutup petualangan musim ini dengan posisi keempat dalam klasemen. Pencapaian ini jelas lebih bagus daripada yang diperoleh ketika membela Pramac Racing.

Tiga tahun memperkuat tim satelit Ducati tersebut, Miller mencapai podium dalam sembilan balapan. Asalkan bisa memperbaiki konsistensi, Doohan yakin kalau pembalap 26 tahun tersebut bisa jadi penantang titel juara dunia.

“Saya kira ekspektasinya adalah memenangi kejuaraan dunia. Dia tidak seharusnya punya ekspektasi lain dan punya pikiran selain bagaimana mempersiapkan supaya dapat menempatkan dirinya dalam posisi tersebut,” ujar juara dunia kelas 500cc 1994-1998 tersebut, dilansir Speedcafe.

Baca Juga:

“Pemenang balapan reguler adalah yang punya bahan itu, tapi konsistensi adalah kunci. Anda mesti menuntaskan balapan, Anda harus berada di depan.

“Apabila Anda tidak bisa menang, Anda perlu mengambil posisi terbaik berikutnya. Seperti itu, untuk memenangi kompetisi.”

Doohan yakin bahwa Miller sudah paham dengan kondisi tersebut. Ibarat sebuah puzzle, pembalap tersebut sudah punya semua kepingan, tinggal menyusunnya sehingga membuat sebuah gambar.

“Jack bersinar sesekali. Dia sedikit inkonsisten. Padahal, dia pembalap hebat, punya karakter bagus, hebat untuk olahraga dan sungguh fantastis ketika melihatnya mendapat konsistensi itu,” katanya.

“Sayang sekali, rekan setimnya lebih unggul pada akhir musim. Semoga itu mendorong Jack untuk tampil lebih baik dan saya harap, dia dapat menemukan lagi konsistensi.

“Dua jelas punya kemampuan untuk memenangi kompetisi. Dia cukup cepat dan hanya perlu menyatukan konsistensi itu.”

Syarat lain yang mesti dipenuhi untuk menunjang kesuksesan Miller adalah motor. Musim ini, level kualitas Desmosedici jauh lebih baik.

Musim depan, dengan delapan pembalap, mereka bakal punya data lebih banyak untuk pengembangan lebih lanjut. Ini membuat lawan sedikit ketar-ketir.

“Jika Ducati dapat melanjutkan pengembangan motor, motor akan bekerja dengan baik di banyak sirkuit tahun ini. Jadi Jack bisa berada di posisi lebih baik lagi dan punya kans terbaik merebut titel,” tuturnya.

Mick Doohan

Mick Doohan

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya MotoGP: 27 Pembalap MotoGP yang Ganti Nomor
Artikel berikutnya Mario Suryo Aji: Harapan Indonesia untuk MotoGP

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia