Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
MotoGP Peluncuran KTM dan Tech3 Factory Racing

Miguel Oliveira Bantah Stigma RC16 Motor Buruk

Miguel Oliveira yakin bahwa evolusi motor KTM berjalan ke arah yang positif. Terlepas dari jebloknya rapor pada MotoGP musim lalu, pembalap itu mengklaim bahwa RC16 tidak buruk.

Miguel Oliveira, Red Bull KTM Factory Racing

Rider Portugal tersebut mengalami musim yang berat relatif terhadap 2020. Dua tahun lalu, secara mengejutkan mampu mencetak dua kemenangan dan bertengger di peringkat kesembilan klasemen total.

Tech3 KTM menjadi kuda hitam dan pabrikan motor Austria tak lagi dianggap enteng. Musim lalu, ia dipromosikan ke skuad pabrikan dengan harapan mendongkrak prestasi mereka.

Tapi, ternyata performa RC16 tak mumpuni seperti sebelumnya. Baru setelah perubahan sasis di tengah musim, performa mereka membaik. Oliveira menang sekali dan menjadi runner-up dua kali.

“Sangat penting karena kami sekarang punya ruang lebih untuk mengeksplorasi di area tertentu motor. Pada saat yang sama, kami merasa bahwa paket itu tidak buruk sama sekali,” ujarnya.

“Masih perlu banyak yang dikerjakan tapi secara alami target pesaing juga dinaikkan, jadi kami harus mengikuti itu. Tidak mudah mengetahui bahwa yang lain telah berada di kejuaraan untuk waktu yang sangat lama.

“KTM sudah lama belum ada di sana selama itu, sedangkan mereka sudah mapan dengan kurva hebat yang terlihat dalam evolusi. Jadi memang benar kami telah mengalami kemajuan, memang benar kami perlu motor lebih baik, tapi sebenarnya kami tidak punya motor buruk.

“Kami perlu mengeluarkan potensi dari paket ini dan tentu melihat ke masa depan menjadi langkah penting.”

Oliveira mengaku bahwa musim 2021 sangat sulit bagi mereka, terutama setelah ia mengalami cedera pergelangan tangan. Bahkan ketika pulih, pembalap 27 tahun tersebut tak bisa menggeber motornya lagi.

“Musim 2021 sulit karena kami mulai lebih rendah daripada target, kemudian kami punya balapan rumit, di mana kami bisa menuntaskannya tapi tak dapat apa yang diinginkan. Ada langkah besar sebelum empat balapan, di mana saya dapat podium dan sebuah kemenangan, sangat bagus,” ia mengungkapkan.

Baca Juga:

“Kemudian, dengan cedera saya pada paruh kedua musim, menjadikan balapan sangat sulit. Musim perdana saya di MotoGP, sangat berat tapi saya sudah menduganya, sedangkan sekarang, saya tidak mengharapkannya, jadi ada kurva pembelajaran.”

Oliveira tak sabar lagi bertarung untuk musim 2022. Ia senang menemukan lingkungan kerja yang baik.

“Di atas itu, semua dalam tim menerima saya dengan sangat baik. Mekanik saya fantastis dan kami bisa bergaul dengan baik. Sungguh menyenangkan bekerja dengan mereka dan sungguh menyenangkan melihat bagaimana hubungan kami berkembang selama bertahun-tahun saat ada hal baik di sana,” ujarnya.

“Secara kolektif kami bekerja dengan baik dan itu merupakan atmosfer di mana kami berevolusi. Tentu saja, ketika Anda berupaya dan hasilnya datang, semua menjadi lebih mudah, jadi saya sangat gembira di mana saya.

“Situasi saya berbeda dari semua dari awal 2021 dan sekarang, awal musim ini, saya tahu semua dan saya merasa seperti di rumah bahkan sebelum tes.

“Saya kira itu sangat penting dan saya yakin hubungan kami akan lebih kuat dan makin memahami satu sama lain. Saya kira itu akan jadi musim bagus. Tim tak sabar lagi mulai dan jadi saya juga.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Pramac Racing Pamer Motor MotoGP 2022 di Tanggal Cantik
Artikel berikutnya Tech3 Targetkan Rookie of the Year MotoGP 2022

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia