Mir Jelaskan Plus-Minus Rangka Baru Suzuki GSX-RR

Juara dunia MotoGP, Joan Mir, menjelaskan torehan dirinya dan Alex Rins membuat Suzuki tidak terlalu jauh tertinggal pada tes resmi perdana MotoGP 2021.

Mir Jelaskan Plus-Minus Rangka Baru Suzuki GSX-RR

Pada hari pertama, Sabtu (6/3/2021), Mir dan Rins masing-masing menempati posisi ketiga dan kedelapan dengan terpaut 0,293 detik dan 0,511 detik dari Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini) yang berada di P1 (1 menit 54,687 detik).

Sementara, pada hari terakhir, Minggu (7/3/2021), posisi Mir dan Rins melorot menjadi P8 dan P10 dengan terpaut masing-masing 0,575 detik dan 0,718 detik dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) yang menembus 1 menit 53,94 detik.

Mir mengaku menyelesaikan hari terakhir tes lebih cepat sedangkan Rins tidak sempat melakukan flying lap.

“Tentu, saya mencoba membuat waktu lap bagus dengan ban lunak (soft). Namun saya agak kurang beruntung. Ban pertama terasa tidak bagus, saya beberapa kali selip,” tutur Rins seperti dikutip Motorsport-Total.com.

“Ban kedua lebih baik. Tetapi saya sempat agak melebar karena membuat kesalahan saat berusaha melewati seorang pembalap.”

Meskipun sempat terjatuh di Tikungan 2 menjelang akhir tes, Rins mengaku puas dengan tes pertama MotoGP ini. “Saya rasa kami sudah di trek yang benar. Kami menguji banyak komponen. Termasuk mesin baru untuk musim 2022,” ucapnya.

Baca Juga:

Mir menjelaskan, pada hari kedua dirinya menguji sasis baru Suzuki GSX-RR serta mencoba beberapa peranti berbeda untuk sistem elektronik untuk mengetahui mana yang sudah bekerja baik dan mana yang belum.

“Kami juga menguji beberapa jenis ban (berkompon) berbeda. Kami cukup puas dengan performa motor dan waktu lap yag dibuat karena sebetulnya kami tidak jauh. Kami memiliki basis bagus untuk MotoGP 2021 ini,” kata pembalap asal Spanyol, 23 tahun.

Rangka baru GSX-RR, menurut Mir tidak bisa dibilang ‘hasil revolusi’. Ia pun menilai apa keuntungan dan kerugian sasis baru ini.

“Untuk pengendalian (handling) sedikit lebih baik. Tetapi untuk beberapa area seperti pengereman, tidak memuaskan. Kami masih harus bekerja untuk mengetahui apakah bisa memperbaiki atau menyetelnya ulang agar lebih baik,” tutur Mir.

Untuk mengetahui hasil perbaikan, Joan Mir ingin menggunakan sasis baru lagi pada tes resmi kedua yang masih akan berlangsung di Qatar, Rabu sampai Jumat (10-12/3/2021) nanti.

Karena Suzuki GSX-RR 2021 tidak banyak berubah dibanding versi 2020, fokus utama Joan Mir, Alex Rins, dan para teknisi Suzuki adalah memperbaiki beberapa detail kecil dan memperbaiki kelemahan mereka. “Sebut saja flying lap,” kata Joan Mir.

Mir menambahkan, Suzuki terus mencoba beberapa setelan untuk meningkatkan performa dengan ban baru. Mir mengaku sangat menantikan simulasi balap saat tes nanti agar segera mengetahui set-up terbaik untuk GSX-RR.

Saat disinggung soal holeshot – peranti untuk menaik-turunkan posisi motor agar distribusi berat bagus saat start – terbaru, Suzuki memang pernah mencobanya namun tak pernah saat lomba.

“Jika semua pembalap memakainya dan berhasil, kami pasti akan mengapikasikannya juga. Seingat saua, Ducati yang pertama membuatnya untuk mempercepat akselerasi saat start. Kami memakainya beberapa lomba kemudian,” kata Joan Mir.

“Untuk saat ini kami tidak memilikinya. Namun peranti start kami sudah bekerja bagus. Namun, MotoGP terus berkembang. Jadi, jika memang diperlukan, nanti kami akan memasangnya.”

dibagikan
komentar
Dikritik, Michelin Puas Melihat Hasil Tes Qatar

Artikel sebelumnya

Dikritik, Michelin Puas Melihat Hasil Tes Qatar

Artikel berikutnya

Petrucci Ingin Bawa KTM Konsisten Bersaing di Barisan Depan

Petrucci Ingin Bawa KTM Konsisten Bersaing di Barisan Depan
Muat komentar