Mir: MotoGP 2019 lebih penting dari titel Moto2

dibagikan
komentar
Mir: MotoGP 2019 lebih penting dari titel Moto2
David Gruz
Oleh: David Gruz
Co-author: Carlos Guil Iglesias
12 Mar 2018 11.46

Joan Mir menegaskan, promosi ke MotoGP pada 2019 lebih penting ketimbang menghabiskan waktu hanya untuk menjadi juara dunia Moto2.

Joan Mir, Marc VDS

Joan Mir, Marc VDS

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Usai merengkuh titel Moto3 2017, Mir direkrut Marc VDS dan akan balapan semusim penuh di kelas Moto2 pada 2018, yang mana ia juga berstatus sebagai rekan setim Alex Marquez.

Sayangnya, persiapan Mir menghadapi musim baru sedikit terganggu. Ia harus absen dalam tes pramusim Jerez, karena cedera bahu kanan. Namun, sang pembalap diyakini fit untuk seri pembuka Moto2 Qatar.

Dan walau balapan pertama belum dimulai, Mir telah disebut-sebut bakal pindah ke kelas premier, kemungkinan menggantikan Dani Pedrosa di Repsol Honda atau menggusur Andrea Iannone di Suzuki.

“Saya akan memprioritaskan naik kelas,” tandas Mir kepada Motorsport.com, ketika ditanya apakah lebih memilih gelar juara Moto2 atau ke MotoGP.

“Pada akhirnya, Anda tidak ingin bertahan (lama) di Moto2, Anda ingin naik kelas. Tapi saya sadar, bahwa jika saya tidak siap, maka saya tidak akan melakukannya.

“Saya ingin melanjutkan progres, yang mana telah berjalan sangat baik. Saya memulai (di Moto3) dan meraih hasil kurang bagus saat debut. (Tapi) saya juara dunia tahun lalu dan sekarang saya dalam tim yang sangat bagus.”

Pembalap berusia 20 tahun itu menganggap, MotoGP merupakan kejuaraan bagi pembalap untuk belajar segalanya. Karena itulah, Mir pun ingin naik kelas secepatnya.

“Moto2 sangat rumit, ada banyak persamaan dalam segala hal dan mungkin Anda tidak banyak belajar dengan elektroni. Di mana Anda bisa belajar semuanya adalah MotoGP,” paparnya.

Lebih jauh Mir mengungkapkan, bahwa ia tak memiliki klausul dalam kontrak yang secara otomatis akan menjamin pindah ke MotoGP. Akan tetapi, sang pembalap siap jika ada tim yang menginginkannya.

“Saya tidak punya klausul, tapi ini seperti, jika Anda melakukannya dengan benar, Anda akan naik kelas,” imbuh Mir.

“Saya harus mempersiapkan diri dengan baik agar bisa pindah (ke MotoGP).

“Dan saya harus mempersiapkan diri agar kemudian tim yang menginginkan saya, bukan sebaliknya.”

Slider
List

Juara Dunia Moto3 2017, Joan Mir, Leopard Racing

Juara Dunia Moto3 2017, Joan Mir, Leopard Racing
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Moto3 Champion Joan Mir, Leopard Racing MotoGP Champion Marc Marquez, Repsol Honda Team, Moto2 Champion, Franco Morbidelli, Marc VDS

Moto3 Champion Joan Mir, Leopard Racing MotoGP Champion Marc Marquez, Repsol Honda Team, Moto2 Champion, Franco Morbidelli, Marc VDS
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Joan Mir, Marc VDS

Joan Mir, Marc VDS
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Joan Mir, Marc VDS

Joan Mir, Marc VDS
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Joan Mir, Marc VDS

Joan Mir, Marc VDS
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Joan Mir, Marc VDS

Joan Mir, Marc VDS
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Joan Mir, Marc VDS

Joan Mir, Marc VDS
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Joan Mir, Marc VDS

Joan Mir, Marc VDS
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Joan Mir, Marc VDS

Joan Mir, Marc VDS
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Joan Mir, Marc VDS

Joan Mir, Marc VDS
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
Bintang balap motor Grand Prix, Ralf Waldmann meninggal

Artikel sebelumnya

Bintang balap motor Grand Prix, Ralf Waldmann meninggal

Next article

KTM perkenalkan livery anyar motor RC16

KTM perkenalkan livery anyar motor RC16
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Pembalap Joan Mir
Tim Marc VDS Racing Shop Now
Penulis David Gruz
Tipe artikel Breaking news