Joan Mir Tak Puas meski Raih Podium MotoGP Aragon

Juara bertahan MotoGP, Joan Mir, menegaskan dirinya kurang puas dengan performanya di Grand Prix Aragon, meski meraih podium ketiga.

Joan Mir Tak Puas meski Raih Podium MotoGP Aragon

Mir start dari grid ketujuh di Motorland Aragon, dan berhasil mengamankan posisi ketiga, yang jadi podium pertamanya sejak GP Styria.

Pembalap Suzuki itu benar-benar tidak puas dengan performanya sepanjang balapan karena merasa dirinya memiliki kecepatan untuk bertarung dengan Francesco Bagnaia dan Marc Marquez dalam memperjuangkan kemenangan.

Tapi, pembalap asal Spanyol itu mengatakan GSX-RR miliknya tak memiliki akselerasi yang bagus. Menurutnya, itu disebabkan motornya tidak menunjukkan peningkatan besar sepanjang musim ini.

“Saya tidak benar-benar puas dengan finis posisi ketiga,” kata Mir.

“Saya pikir sepanjang akhir pekan kami telah menunjukkan kecepatan yang bagus untuk memperjuangkan kemenangan.

“Saya merasa bagian terburuk dari balapan ini adalah di awal lomba. Saya berusaha untuk menyalip pembalap sebanyak mungkin. Tapi pada satu momen, saya tertahan di belakang Jack (Miller) dan Aleix (Espargaro), sangat sulit menyalip mereka.

“Ketika saya berhasil menyalip mereka, Pecco dan Marc sudah terlalu jauh saat itu. Padahal, kecepatan saya juga sama dengan mereka, tapi mereka sangat jauh.

“Saya senang dengan performa kami, tapi hari ini kami tidak bisa memperjuangkan kemenangan. Itu sebabnya saya tak senang, tapi podium tetaplah podium. Dengan akselerasi yang kami miliki, start dari posisi ketujuh bukanlah hal terbaik.”

Baca Juga:

Karakter Sirkuit Motorland Aragon juga membuat Joan Mir sangat kesulitan untuk menyalip beberapa pembalap.

Pasalnya, pada sektor ketiga, kelemahan motor Suzuki terekspos karena ada sektor lurus yang sangat panjang.

“Sangat sulit untuk menyalip, saya harus menunggu pembalap yang ada di depan saya membuat kesalahan karena benar-benar sulit untuk melewati mereka,” ujarnya.

“Saya sedikit kesulitan dalam melakukan pengereman dan saya kehilangan banyak waktu di sektor trek lurus karena akselerasi yang kurang baik. Jadi, itu sesuatu yang harus kami kerjakan dan masalah ini harus diperbaiki sebelum balapan di Misano.”

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Alex Rins, Team Suzuki MotoGP

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Rekan setim Joan Mir, Alex Rins, hanya mampu finis di posisi ke-12 setelah start dari grid ke-20. Ia mengatakan sangat sulit untuk memacu motornya karena ada masalah aneh pada ban depan.

“Ini balapan yang sangat, sangat sulit,” ucap Rins. “Di bagian pertama balapan saya mampu menyalip banyak pembalap selepas start.

“Kemudian, sebelum sektor lurus yang panjang di lap pertama, saya berusaha untuk menyalip beberapa pembalap. Tapi, saya berusaha menjaga ban belakang karena sudah sangat hancur di sini.

“Ketika saya melewati Pol Espargaro, di depan ada (Takaaki) Nakagami berjarak sekitar 0,4 atau 0,7 detik, tapi sesuatu yang aneh terjadi.

“Saya mulai merasa ban depan sangat sulit dikendalikan, benar-benar sulit untuk melambatkan laju motor. Setiap kali menikung, saya merasa ban seperti tak memiliki daya cengkeram dan sangat mudah untuk terjatuh.

“Tapi, saya berusaha untuk setenang mungkin, dan pada lap-lap terakhir di belakang (Iker) Lecuona, sungguh sulit untuk menyalipnya. Dia melakukan pengereman yang super lambat.”

dibagikan
komentar
7 Percobaan Overtaking Marquez terhadap Bagnaia

Artikel sebelumnya

7 Percobaan Overtaking Marquez terhadap Bagnaia

Artikel berikutnya

Brad Binder Minta KTM Ambil Langkah Maju Bertahap

Brad Binder Minta KTM Ambil Langkah Maju Bertahap
Muat komentar