Joan Mir Tak Tutup Opsi Cuti dari MotoGP

Rider Suzuki Joan Mir masih belum mengungkap soal masa depannya, meskipun santer kabar menyebutnya akan gabung ke Honda. Ia mengaku ini situasi mengkhawatirkan dan berharap bisa segera diklarifikasi.

Joan Mir Tak Tutup Opsi Cuti dari MotoGP

Sementara Alex Rins telah mengumumkan secara resmi merapat ke LCR Honda, masa depan Joan Mir, rekan setimnya di Suzuki Ecstar, masih tanda tanya. Juara dunia MotoGP 2020 ini telah berada di orbit Repsol Honda selama berminggu-minggu, tetapi belum ada kesepakatan yang dikonfirmasi kedua pihak.

Dari kubu Mir, kerahasiaan mengemuka. Akhir pekan lalu, selama Grand Prix Inggris di Silverstone, sang pembalap menolak mengomentari rumor soal masa depannya. Ia mengklaim tidak akan menguntungkan untuk mengungkapkan hal tentang itu.

“Saya lebih suka tak membahasnya agar nanti mereka tidak mengatakan ‘Mengapa kamu mengatakan itu?’ Saya tidak ingin ada dalam situasi tersebut. Tetapi yang bisa saya katakan adalah sangat penting untuk membuat pengumuman resmi, karena dengan begitu semua orang akan berhenti bertanya,” kata Mir.

Namun, pembalap asal Mallorca, Spanyol, ini memahami harapan yang telah muncul terkait masa depan dirinya. “Itu normal. Situasinya juga sulit untuk saya hadapi,” ia menambahkan.  

Baca Juga:

“Pertama-tama, tida ada yang diumumkan. Dan kedua, saya masih bagian dari keluarga Suzuki tahun ini, agak tidak sopan untuk membicarakan betapa bagusnya pabrikan lain. Jadi saya tidak merasa nyaman.”

Ketidakpastian muncul setelah pada Mei lalu Suzuki mengumumkan mereka akan keluar dari MotoGP setelah musim 2022. Kabar tersebut sontak mengejutkan Joan Mir dan Alex Rins, yang saat itu sedang merundingkan pembaruan kontraknya. Semalaman mereka dibiarkan tanpa prospek masa depan.  

Untuk sekarang, baik Mir atau Honda belum mengonfirmasi apa pun. Paco Sanchez, selaku manajernya, mengakui bahwa tidak ada pilihan (selain Honda). Tetapi pembalap 24 tahun tersebut mengaku tenang.

“Saya tak khawatir (soal masa depan). Jika seseorang menginginkan saya, maka saya akan melanjutkan. Jika tidak, saya akan tinggal di rumah (cuti). Namun, saya pikir kami punya banyak hal untuk ditawarkan. Saat ini saya 24 tahun, saya akan 25 tahun pada September. Jadi saya masih memiliki banyak untuk berikan dan dimenangkan,” katanya.

Penampilannya di trek sejauh ini juga tidak terlalu meyakinkan. Mir adalah pembalap dengan kecelakaan terbanyak hingga 12 race sepanjang musim, yakni lima kali, termasuk di Silverstone, Minggu (7/8/2022).

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Joan Mir, Team Suzuki MotoGP

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dan sekarang ia menempati peringkat ke-12 dalam klasemen sementara dengan tertinggal 103 poin dari sang pemuncak sekaligus juara dunia bertahan dari Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo.

Jika Joan Mir bergabung dengan Honda, ia akan menjadi rekan setim Marc Marquez menggantikan Pol Espargaro, yang bakal kembali memperkuat KTM, bersama Tech3 pada MotoGP 2023.

Langkah ini belum resmi, tetapi Espargaro telah mengonfirmasi di Silverstone bahwa ia telah meneken kontrak selama dua tahun. Ia tak merinci tim yang akan dituju, tetapi mengatakan akan mengendarai motor yang tidak asing baginya.

“Saya akan bergabung ke tim yang saya inginkan dan saya sangat senang. Saya akan memiliki motor bagus dengan gaji yang sangat bagus. Dan itu adalah motor yang sudah saya kenal baik,” ucapnya.

 

dibagikan
komentar
Marc Marquez Ingin Ikuti Setidaknya Satu Race Lagi Musim Ini
Artikel sebelumnya

Marc Marquez Ingin Ikuti Setidaknya Satu Race Lagi Musim Ini

Artikel berikutnya

Miguel Oliveira Buka Peluang Kembali ke KTM di Masa Depan

Miguel Oliveira Buka Peluang Kembali ke KTM di Masa Depan