Morbidelli: Saya Ingin Ciptakan Lagu Indah di Akhir Musim

Pembalap Petronas SRT, Franco Morbidelli, penuh percaya diri menghadapi MotoGP 2021, meski hanya menggunakan YZR-M1 versi 2019.

Morbidelli: Saya Ingin Ciptakan Lagu Indah di Akhir Musim

Morbidelli menjadi satu-satunya pembalap Yamaha yang tak mendapatkan M1 versi terbaru karena tim berlogo garpu tala itu berusaha menghemat anggaran mereka.

Meski begitu, Morbidelli menunjukkan dirinya menjadi yang paling konsisten daripada tiga pembalap Yamaha lainnya pada paruh kedua musim lalu.

Oleh karena itu, pria asal Italia tersebut akan memulai musim ini dengan kepercayaan diri tinggi dan berharap bisa tampil konsisten di setiap balapan.

Menggunakan motor lama, Morbidelli tetap difavoritkan menjadi penantang gelar. Bahkan, beberapa pembalap menyebutnya sebagai rival yang perlu diwaspadai.

“Saya senang difavoritkan sebagai peraih gelar juara dunia, tapi saya lebih senang bisa mendapatkannya. Anda tidak bisa bersembunyi di balik jawaban yang telah diungkapkan. Saya akkan mencoba melakukan pekerjaan sebaik mungkin,” kata Morbidelli.

“Saya tahu bisa melakukan sesuatu yang baik pada tahun lalu. Jadi, saya akan mencoba mengulangi performa itu musim ini.

“Senang rasanya rival Anda menyadari kemampuan Anda dan itu merupakan sesuatu yang membuat saya bangga. Tapi, di saat bersamaan, ada sebuah tanggung jawab besar.”

Baca Juga:

Rider 26 tahun itu menegaskan Yamaha selalu memberikannya dukungan besar untuk membantunya mencapai tujuan. Hal tersebut membuatnya merasa memiliki peluang yang sama dalam perjuangan meraih gelar juara dunia.

“Yamaha selalu bersikap baik kepada saya. Saya juga memiliki hubungan baik dengan para petinggi di sana, terutama dengan Massimo Meregalli dan Lin Jarvis,” Morbidelli mengungkapkan.

“Tapi, saya tak menyalahkan mereka mengapa tak mendapatkan motor tim pabrikan tahun ini setelah menjadi penantang gelar tahun lalu. Satu-satunya hal yang bisa disalahkan adalah situasi kontrak saat ini.”

Prinsipal Petronas SRT, Razlan Razali, mengatakan mengharapkan lebih banyak hal dari Morbidelli ketimbang Valentino Rossi. Itu mengisyaratkan murid Akademi VR46 itu sebagai pembalap nomor satu di tim.

“Saya yakin 100 persen tidak ada hirarki di dalam tim kami. Tidak ada yang namanya pembalap nomor satu dan nomor dua. Kedua pembalap diperlakukan dengan cara yang sama, saya dapat pastikan itu,” ucap Morbidelli.

“Memang benar saya dapat melakukan hal yang lebih baik daripada Vale tahun lalu, tapi dia memiliki karier yang jauh lebih bagus. Jadi, sulit mengatakan apa yang baik dan buruk. Saya yakin tim kami akan jauh lebih baik saat ini.”

Bagaimanapun, Franco Morbidelli berharap bisa tampil kuat sepanjang musim ini dan tak memiliki masalah besar seperti yang dialaminya di awal musim lalu.

“Saya berharap bisa menjadi penulis lagu yang baik di sepanjang tahun ini. Kami akan melakukan pekerjaan dengan serius dan profesional. Kami harus berusaha menciptakan cerita terbaik atau lagu yang indah di akhir musim,” ia menandaskan.

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
1/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
2/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Le moto di Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Le moto di Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
3/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
4/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
5/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
6/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Le moto di Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Le moto di Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
7/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
8/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
9/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
10/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
11/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
12/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
13/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
14/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
15/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
16/16

Foto oleh: Petronas Yamaha SRT

dibagikan
komentar
Brivio Tak Menyesal Tinggalkan Suzuki demi Alpine

Artikel sebelumnya

Brivio Tak Menyesal Tinggalkan Suzuki demi Alpine

Artikel berikutnya

Quartararo Ternyata Rela Potong Gaji demi M1 Tim Pabrikan

Quartararo Ternyata Rela Potong Gaji demi M1 Tim Pabrikan
Muat komentar