Morbidelli Nilai Quartararo Underdog ketimbang Bagnaia

Franco Morbidelli memberikan pandangannya tentang duel antara Fabio Quartararo dengan Francesco Bagnaia. Seperti apa?

Morbidelli Nilai Quartararo Underdog ketimbang Bagnaia

Dengan statusnya sebagai rekan setim, rasanya tak mengherankan jika Morbidelli mengenal Quartararo cukup baik. Begitu pula halnya Bagnaia, yang merupakan sesama anggota dalam VR46 Riders Academy.

Torehan kemenangan di Assen dan Silverstone telah mendekatkan jarak Bagnaia ke Quartararo. Kedua pembalap kini dipisahkan 49 poin. Meski terlampau jauh, Pecco masih menjaga asa juara dari El Diablo.

Usai balapan MotoGP Inggris, Morbidelli kemudian ditanya bagaimana pendapatnya soal pertarungan Quartararo-Bagnaia dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2022.

“Itu pertarungan yang bagus. Itu pertarungan yang sulit. Ini pastinya menarik dan para penggemar akan sangat senang menontonnya,” ucap Morbidelli mengomentari duel Quartararo versus Bagnaia.

Berbicara soal kinerja motor, boleh dibilang Yamaha YZR-M1 kalah performa dibandingkan Ducati Desmosedici GP22 yang bertenaga kuat serta kencang di lurusan.

Hal itu juga terlihat jelas bagaimana Quartararo kerap melaju sendirian di barisan depan. Sebaliknya, penunggang Yamaha lainnya seperti Morbidelli, Andrea Dovizioso dan Darryn Binder terseok di belakang.

Franco Morbidelli, Yamaha Factory Racing

Franco Morbidelli, Yamaha Factory Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Morbidelli pun tidak menampik fakta tersebut. Tetapi dia memuji kemampuan Quartararo yang mampu menutup kekurangan M1, menjadikan motor pabrikan garpu tala dapat mengimbangi GP22.

“Jika saya melampaui posisi saya dan melihatnya sebagai penggemar, ini adalah pertarungan antara pembalap yang sangat kuat, di mana keduanya memiliki kendaraan hebat yang mereka miliki dan yang lain tampaknya mampu mengambil apa yang dia miliki hingga batasnya dengan cara yang luar biasa,” tuturnya.

Saat disinggung tentang selisih poin antara Quartararo dan Bagnaia, Morbidelli menilai bahwa rekan setimnya justru dalam posisi yang kurang menguntungkan, walau berstatus pemuncak klasemen sementara.

Ini mengacu pada paket Yamaha YZR-M1 yang dipandang Morbidelli tak sebanding dengan Ducati Desmosedici GP22, atau bahkan Aprilia RS-GP.

“Sejujurnya, saya melihat Fabio dalam posisi underdog, hanya karena karakteristik motornya,” kata Morbidelli.

“Ketika motor Anda berjalan sedikit lebih lambat di lintasan lurus, Anda selalu diunggulkan dalam pertempuran.

“Tapi tetap saja selalu di depan, menunjukkan bahwa dia bisa melakukan hal-hal hebat.”

MotoGP akan kembali bergulir saat Red Bull Ring menjadi tuan rumah Grand Prix Austria pada 21 Agustus akhir pekan depan.

Baca Juga:
dibagikan
komentar
Ducati Klaim Francesco Bagnaia Lebih Matang
Artikel sebelumnya

Ducati Klaim Francesco Bagnaia Lebih Matang

Artikel berikutnya

Aprilia Mulai Pusing Pikirkan Konsekuensi Kehilangan Konsesi

Aprilia Mulai Pusing Pikirkan Konsekuensi Kehilangan Konsesi