Morbidelli tak tahu kenapa SRT bisa lebih kencang

Franco Morbidelli tak dapat menjelaskan soal kecepatan Petronas Yamaha SRT yang lebih kencang dari pabrikan Yamaha.

Morbidelli tak tahu kenapa SRT bisa lebih kencang

Sejarah tercipta di Jerez. Pada sesi kualifikasi, Sabtu (4/5), Fabio Quartararo mencetak rekor pembalap termuda yang pole position di MotoGP. El Diablo mematahkan torehan milik Marc Marquez.

Keberhasilan sang rookie semakin lengkap ketika Morbidelli mampu mengamankan start kedua. Hasil yang jauh lebih baik ketimbang duet Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Jika The Doctor harus puas posisi ke-13, Top Gun menghuni grid kelima.

Inilah kali pertama tim satelit start 1-2 sejak MotoGP Jepang di Motegi pada 2017 lalu, tepatnya saat Johann Zarco (Tech 3) dan Danilo Petrucci (Pramac Racing) menguasai dua besar.

Dalam konferensi pers usai kualifikasi, Morbidelli ditanya mengapa bisa lebih cepat dari pabrikan Yamaha. Ia pun menjawab: “Saya tidak tahu.

“Semua Yamaha cepat hari ini, karena toh Vale lebih lambat 0,4 detik dari kami. Kita berbicara tentang perbedaan yang sangat kecil.

“Maverick juga cepat dan kami ada di belakangnya. Kami jadi bisa melakukan slipstream. Saya tidak tahu, mungkin itu hanya situasi yang buruk,” imbuhnya.

Baca Juga:

Mengomentari penampilan Quartararo, Morbidelli tak sungkan untuk menunjukkan kekaguman pada rekan setimnya. Ia bahkan mengaku melihat data sang pembalap muda Prancis lantaran memiliki kecepatan lebih.

“Tentunya, saya melihat data Fabio karena bagaimanapun dia sangat cepat, sehingga saya perlu melihatnya,” beber Morbidelli.

“Hal yang mengesankan bagi saya adalah kelemahan dia pada pengereman. Tetapi dia berhasil memperbaikinya dan dia berhasil meningkatkannya. Pengereman berubah dari titik lemah menjadi titik kuatnya.

“Ini menunjukkan dia pembalap hebat dan saya suka bekerja dengannya. Memiliki pembalap hebat sebagai rekan setim membantu Anda untuk meningkatkan level tim,” puji Italiano.

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Polesitter Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Polesitter Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Polesitter Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Polesitter Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Polesitter Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Polesitter Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Polesitter Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT

Polesitter Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT, second place Franco Morbidelli, Petronas Yamaha SRT
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT

Fabio Quartararo, Petronas Yamaha SRT
10/10

Foto oleh: MotoGP

dibagikan
komentar
Rekornya dipatahkan, Marquez bakal coba hentikan Quartararo

Artikel sebelumnya

Rekornya dipatahkan, Marquez bakal coba hentikan Quartararo

Artikel berikutnya

MotoGP Spanyol: Sempat terjatuh, Marquez puncaki warm-up

MotoGP Spanyol: Sempat terjatuh, Marquez puncaki warm-up
Muat komentar