MotoE World Cup: Era baru balap motor

dibagikan
komentar
MotoE World Cup: Era baru balap motor
Scherazade Mulia Saraswati
Oleh: Scherazade Mulia Saraswati , Editor
12 Feb 2018 09.41

Pekan lalu, Dorna Sports meluncurkan kelas pendukung MotoGP, balap motor listrik MotoE World Cup. Seperti apa?

MotoE

MotoE

Foto oleh: FIM

Mengapa MotoE?

Saat ini ada lebih dari satu miliar kendaraan di Bumi. Jika tingkat pertumbuhan di dalam sektor mobilitas terus meningkat, maka jumlah tersebut dapat meningkat menjadi tiga miliar kendaraan dalam 30 tahun ke depan. Hal ini meningkatkan kebutuhan akan mobilitas yang berkelanjutan dan mendorong pabrikan menuju solusi yang lebih ekonomis. Salah satu yang paling penting adalah mobilitas listrik.

Inilah mengapa Dorna meluncurkan FIM Enel MotoE World Cup pada 2019. Berakar pada teknologi terdepan, seri emisi nol ini bertujuan untuk mengambil visi alternatif balap ke trek. Bersaing sebagai kelas baru di ajang MotoGP, MotoE akan menjadi contoh motorsport beroktan tinggi, tapi emisi nol.

Dorna juga menganalisis bagaimana mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh infrastruktur dan kebutuhan logistik MotoGP.

Balapan

Jarak tempuh balapan diusulkan sebanyak 10 lap. Setiap evolusi yang dicapai dalam hal motor atau tenaga akan digunakan untuk memperbaiki performa out-and-out dibanding meningkatkan jumlah lap.

Pada 2019, lima balapan akan digelar di lima sirkuit Eropa dalam kalender MotoGP. Ini memberi ruang lingkup yang luas bagi MotoE untuk masa depan; dimulai di Eropa dengan tujuan untuk berkembang di seluruh dunia.

Sesi latihan akan berlangsung pada Jumat, kualifikasi Sabtu dan balapan Minggu.

Sebelum musim perdana MotoE dimulai, tes resmi pertama untuk pembalap dan tim dijadwalkan berlangsung di Jerez pada Februari 2019.

Tim Peserta

Akan ada 18 motor yang berkompetisi, dengan distribusi sebagai berikut:

  • Masing-masing dari tujuh Tim Independen MotoGP akan menerima dua motor.
  • Empat motor akan disediakan untuk tim Moto2 dan Moto3 yang memilih masuk ke MotoE.

Pembalap

Pembalap akan dikontrak tim dan bakalp diminta untuk memiliki pengalaman yang cukup dalam dunia balap roda dua. Ini untuk menciptakan tingkat persaingan luar biasa sejak awal.

Suara motor

Motor balap listrik MotoE akan memiliki suara unik tersendiri, sangat berbeda dengan suara kelas utama balap Grand Prix. Motor listrik lebih sepi, tapi juga memungkinkan penggemar mendengar suara yang biasanya hilang dalam deru mesin.

Suara mesin yang mengiris udara dan deritan ban – bisa didengar penggemar pada MotoE – adalah cara yang sama sekali berbeda untuk merasakan pengalaman balap.

Michelin berstatus pemasok ban

Michelin akan menjadi satu-satunya pemasok ban untuk FIM Enel MotoE World Cup. Produsen ban asal Prancis itu, yang juga memasok kelas premier MotoGP, berbagi nilai-nilai MotoE dengan sempurna. Fokus pada olahraga, kompetisi dan peluang luar biasa untuk kemajuan dan pengembangan teknologi.

Slider
List

Motor MotoE

Motor MotoE
1/13

Motor MotoE

Motor MotoE
2/13

Detail Motor MotoE

Detail Motor MotoE
3/13

Detail Motor MotoE

Detail Motor MotoE
4/13

Detail Motor MotoE

Detail Motor MotoE
5/13

Detail Motor MotoE

Detail Motor MotoE
6/13

Detail Motor MotoE

Detail Motor MotoE
7/13

Detail Motor MotoE

Detail Motor MotoE
8/13

Detail Motor MotoE

Detail Motor MotoE
9/13

Detail Motor MotoE

Detail Motor MotoE
10/13

MotoE

MotoE
11/13

Foto oleh: FIM EWC

MotoE

MotoE
12/13

Foto oleh: FIM EWC

Logo MotoE

Logo MotoE
13/13

Foto oleh: FIM EWC

Next article
Dovizioso-Lorenzo prioritas Ducati, bukan Petrucci

Artikel sebelumnya

Dovizioso-Lorenzo prioritas Ducati, bukan Petrucci

Next article

Berstatus rookie, Morbidelli akan coba impresif

Berstatus rookie, Morbidelli akan coba impresif
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Penulis Scherazade Mulia Saraswati