MotoGP
12 Mei
Event berikutnya
65 hari
Selengkapnya:

MotoGP Aman untuk Lima Tahun ke Depan

Kesepakatan baru antara Dorna Sports, IRTA, dan tim-tim independen menjamin masa depan MotoGP tetap terjaga paling tidak sampai 2026.

MotoGP Aman untuk Lima Tahun ke Depan

Dorna Sports selaku pemegang hak komersial dan promotor MotoGP, mengumumkan telah sepakat dengan Asosiasi Tim-tim Balap Internasional (IRTA) dan tim-tim independen untuk tetap turun mulai 2022 sampai 2026.

“Musim 2021 belum dimulai namun kami sudah bisa memastikan bila Dorna Sports, IRTA, dan tim-tim MotoGP akan memperpanjang kerja sama untuk lima tahun ke depan, 2022 sampai 2026,” kata Presiden IRTA Herve Poncharal.

IRTA didirikan pada 1986 dengan maksud menyalurkan aspirasi tim-tim dalam proses pengambilan keputusan terhadap masalah atau pembuatan regulasi. Mereka memastikan kepentingan tim-tim tersebut akan disalurkan dan tetap terjaga.

Sejak Dorna Sports memegang hak komersial MotoGP mulai 1992, IRTA memegang peran penting atas sukses dan perkembangan balapan ini dalam 30 tahun terakhir lewat kerja sama dengan Federasi Motor Internasional (FIM), Dorna, dan Asosiasi Pabrikan (MSMA).

Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports, menjamin kerja sama dengan IRTA dan tim-tim independen akan terus berlangsung bagus.

Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports, menjamin kerja sama dengan IRTA dan tim-tim independen akan terus berlangsung bagus.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Kesepakatan yang dibuat pada Kamis (11/2/2021) ini merupakan yang ketujuh dibuat Dorna dan IRTA. Kedua pihak akan selalu bekerja sama meningkatkan persaingan di MotoGP sekaligus membantu finansial tim-tim agar mampu berduel secara imbang.

Hasilnya bisa dilihat pada MotoGP musim 2020 lalu. Sembilan pembalap berbeda mampu memenangi lomba. Sementara, tim-tim independen – seperti Petronas SRT dan Tech3 – mulai sering naik podium dan menang.

Bagi IRTA dan tim-tim independen, ini menjadi perjanjian lima tahunan untuk kali kedua. IRTA memegang peran penting atas berkembangnya performa tim-tim independen hingga menaikkan level persaingan di MotoGP.

Di MotoGP 2020 lalu, sembilan tim berbeda mampu naik podium dan empat di antaranya tim independen. Dari enam skuad yang menempatkan pembalapnya di podium utama dalam 14 lomba, dua di antaranya tim independen, Petronas Yamaha SRT dan KTM Tech3.

Baca Juga:

Hebatnya, dari 14 lomba, delapan di antaranya dimenangi tim independen, Petronas SRT enam dan Tech3 dua.

Kian meratanya peta persaingan di MotoGP juga bisa dilihat dari tujuh negara (asal pembalap) berbeda yang mampu memenangi lomba, podium, dan pole position, pada musim lalu.

Sejarah juga dibuat karena untuk kali pertama pembalap asal Portugal (Miguel Oliveira, dua kali) dan Afrika Selatan (Brad Binder) mampu memenangi lomba MotoGP.

IRTA juga berperan besar atas sukses kelas Moto2 dan Moto3 yang tidak bisa dipisahkan dari MotoGP karena selama ini menjadi jalur bagi pembalap untuk naik ke kelas tertinggi.

“Kami senang bisa mencapai kesepakatan baru untuk lima tahun ke depan. Saya sudah menantikan kelanjutan kerja sama kami ini,” ucap Carmelo Ezpeleta, CEO Dorna Sports.

“Kami dan IRTA senang bisa mengembangkan seri ini sehingga tim-tim independen bisa semakin kuat. Saya berterima kasih kepada Mike Trimby (CEO IRTA) dan Herve Poncharal (Presiden IRTA) atas masukan mereka yang sangat berharga selama ini.”

 

 

 

dibagikan
komentar
Suzuki Prioritaskan Balapan ketimbang Kualifikasi

Artikel sebelumnya

Suzuki Prioritaskan Balapan ketimbang Kualifikasi

Artikel berikutnya

Honda Tolak Permohonan Marquez Kembalikan Gaji Musim Lalu

Honda Tolak Permohonan Marquez Kembalikan Gaji Musim Lalu
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan MotoGP
Tag motogp , irta , dorna sports , msma
Penulis Tri Cahyo Nugroho