Alami kesulitan, Lorenzo ingin mencoba fairing lama

dibagikan
komentar
Alami kesulitan, Lorenzo ingin mencoba fairing lama
David Gruz
Oleh: David Gruz
20 Okt 2017 08.19

Jorge Lorenzo mempertimbangkan untuk mencoba fairing lama Ducati menyusul penampilan buruk pada dua sesi latihan Jumat (20/10) di Phillip Island.

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Pembalap Spanyol itu berada di posisi kedelapan pada FP1, dan menempati posisi ke-11 saat FP2. Sebaliknya, rekan setim Andrea Dovizioso mampu menembus empat besar.

Lorenzo, yang memakai fairing aerodinamika baru sejak seri Brno, mengungkapkan kesulitannya pada bagian depan dan belakang Desmosedici GP17.

Alhasil, ia pun mempertimbangkan untuk mencoba fairing lama pada sesi Sabtu (21/10) besok. Dengan catatan, kondisi cuaca memungkinkan.

“Jika kami memiliki waktu dan kondisi kering (besok), mungkin kami akan mencoba fairing normal. Masalah utama ada dua, grip (daya cengkeram) belakang dan juga kontak depan,” beber Lorenzo.

“Di semua tikungan, saya kehilangan kontak depan. Itulah kenapa saya membutuhkan grip. Ini cukup berlawanan (dengan apa yang saya miliki), dan sangat sulit untuk menemukan keseimbangan.

“Kami mencoba untuk membuat motor lebih rendah agar lebih stabil. Tapi kemudian di tikungan, motor tidak berbelok. Akan sulit untuk menemukan kompromi besok.

“Kami punya sejumlah ide. Tapi kami masih tidak tahu apakah di trek ini, fairing baru lebih positif daripada negatif.”

Lorenzo memperhitungkan, bahwa akselerasi bukanlah elemen penting di Phillip Island. Yang artinya, ia akan lebih baik dengan fairing lama, umumnya disukai Dovizioso.

“Fairing baru tidak bisa menyelesaikan begitu banyak masalah. Di sini, kami berjuang lebih dari lima atau enam trek terakhir,” terangnya.

“Khususnya dalam paket kami. Mungkin feeling Dovizioso bagus, tapi saya tidak bisa lebih cepat hari ini. Jika saya punya kesempatan untuk mencoba (fairing lama), mungkin saya akan mencobanya.

“Masalahnya, kami tidak memiliki banyak akselerasi di sini, sehingga wheelie (roda depan terangkat) bukan masalah besar. Masalah sebenarnya dengan fairing baru adalah angin. Mungkin angin.

“Motor menjadi tidak dapat diprediksi di beberapa area sirkuit. Ini bisa menjadi lebih negatif daripada positif. Kita lihat saja nanti.”

Laporan tambahan oleh Oriol Puigdemont

Slider
List

Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing

Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing

Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing

Jorge Lorenzo, Yamaha Factory Racing
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel MotoGP berikutnya
Team order, Petrucci: Dovi tak butuh bantuan saya

Artikel sebelumnya

Team order, Petrucci: Dovi tak butuh bantuan saya

Next article

Rossi: Motor kami memiliki potensi lebih

Rossi: Motor kami memiliki potensi lebih
Load comments