MotoGP Portugal Paling Banyak Makan Korban

MotoGP Portugal adalah mimpi buruk untuk banyak pembalap. Terbukti, Sirkuit Algarve merupakan trek yang paling banyak makan korban. Itu terjadi sepanjang race hari Minggu (18/4/2021).

MotoGP Portugal Paling Banyak Makan Korban

Ada lima rider yang gagal finis dalam putaran ketiga MotoGP 2021, Grand Prix (GP) Portugal, di Sirkuit Algarve, Portimao. Mereka nama-nama top dan berpengalaman di kelas premier.

Jack Miller baru menyelesaikan lima lap sebelum jatuh di Tikungan 3. Pembalap tim pabrikan Ducati tersebut mengaku crash (kecelakaan) yang dialami murni karena kesalahannya.

"Saya terlalu dekat dengan Aleix (Espargaro) dan terlambat mengerem, memberikan tekanan terlalu banyak pada ban depan," ujar Miller menjelaskan penyebab insiden.

Pemenang MotoGP Portugal musim lalu, Miguel Oliveira, juga sempat jatuh satu lap setelah Miller crash. Untungnya, rider Red Bull KTM itu masih mampu menyelesaikan balapan.

Baca Juga:

Senasib dengan Miller, Valentino Rossi gagal finis akibat kecelakaan di Tikungan 11 Lap 15, tak lama setelah berhasil menyalip adiknya, Luca Marini (Sky VR46 Esponsorama).

Insiden tersebut melanjutkan mimpi buruk pembalap Petronas Yamaha SRT itu setelah hanya menyelesaikan MotoGP Doha di peringkat ke-16 serta MotoGP Qatar di urutan ke-12.

Setelah Rossi, giliran Alex Rins yang merasakan pahitnya race di Portimao. Pembalap Suzuki Ecstar mengalami kecelakaan tunggal di Tikungan 5 pada putaran ke-19.

Yang paling menyesakkan bagi Rins dari insiden tersebut adalah fakta ketika itu ia memburu Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang tengah berada di posisi terdepan.

Jack Miller, Ducati Team, mengalami crash dalam balapan MotoGP Portugal 2021.

Jack Miller, Ducati Team, mengalami crash dalam balapan MotoGP Portugal 2021.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

"Saya tidak membuat kesalahan. Saya memilih titik pengereman yang sama dan melakukan tekanan rem yang sama. Namun hal seperti itu (crash) kadang terjadi," kata Rins, yang menilai kondisi trek sebagai pemicu kecelakaannya.

Johann Zarco (Pramac Racing), yang berusaha keras menjaga posisi di puncak klasemen, jadi pembalap terakhir yang kecelakaan. Insiden itu pada Lap 20, saat ia berada di posisi ketiga.

"Kecewa, jelas, tentu selalu lebih baik jika bisa meraih beberapa poin daripada gagal finis. Kami melihat bahwa saya memiliki sedikit masalah dengan girboks," ujar Zarco.

Pol Espargaro juga tidak dapat menyelesaikan balapan di Algarve. Pembalap Repsol Honda itu memang tidak kecelakaan, namun ia mengalami masalah teknis pada lap kelima.

Motor YZR-M1 milik Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, dievakuasi setelah kecelakaan.

Motor YZR-M1 milik Valentino Rossi, Petronas Yamaha SRT, dievakuasi setelah kecelakaan.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jumlah rider yang menjadi korban sulitnya trek serta kondisi di Portugal akan lebih banyak jika memasukkan mereka yang crash sejak latihan bebas, Jumat (16/4/2021) lalu.

Dua di antaranya: Takaaki Nakagami (LCR Honda) dan Jorge Martin (Pramac Racing). Nama yang disebut terakhir bahkan harus absen akibat kecelakaan parah yang dialami.

Jika dibandingkan dengan putaran pembuka, MotoGP Qatar, dan balapan kedua, MotoGP Doha, di Sirkuit Internasional Losail, trek di Portugal memang lebih banyak memakan korban.

Pada sesi race GP Qatar, tercatat tiga pembalap yang crash: Nakagami, Alex Marquez dan Danilo Petrucci. Sementara di Doha ada dua rider, Marquez serta Iker Lecuona.

MotoGP Portugal musim ini pun menelan mangsa lebih banyak daripada edisi 2020. Tahun lalu di Algarve empat pembalap gagal finis: Francesco Bagnaia, Brad Binder, Joan Mir dan Lorenzo Savadori.

 

 

dibagikan
komentar
Update Klasemen MotoGP 2021 Usai GP Portugal: Pemuncak Berganti Lagi

Artikel sebelumnya

Update Klasemen MotoGP 2021 Usai GP Portugal: Pemuncak Berganti Lagi

Artikel berikutnya

Target Marquez Bukan Juara MotoGP 2021

Target Marquez Bukan Juara MotoGP 2021
Muat komentar