Sempat memimpin, Lorenzo ungkap penyebab finis keenam

dibagikan
komentar
Sempat memimpin, Lorenzo ungkap penyebab finis keenam
Valentin Khorounzhiy
Oleh: Valentin Khorounzhiy
22 Mei 2018 14.41

Tuntutan fisik Desmosedici GP18 membuat Jorge Lorenzo kesulitan dalam hal stamina tubuh. Ia pun harus puas menerima hasil balapan Le Mans.

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Menghuni grid keenam, Lorenzo melakukan start bagus dan terdepan selepas tikungan pertama, Minggu (20/5). Pembalap Ducati itu juga mengungguli Johann Zarco, rekan setim Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, serta sang pemenang balapan, Marc Marquez.

Meski dibayangi ketat Zarco, performa Lorenzo menurun. Setelah 10 lap berlalu, Marquez menyalipnya. Tak hanya kehilangan posisi puncak, ia turut dilewati empat rival lain – salah satunya Valentino Rossi – dan akhirnya finis keenam.

“Pada dasarnya, masalah utama saya adalah secara fisik tidak dapat mendukung. Saya kesulitan dengan tangki bahan bakar yang penuh, untuk menjaga stamina selama balapan,” papar Lorenzo.

“Saya menderita sejak awal, di trek seperti Austin dan di sini, yang memiliki banyak pengereman keras. Saya sedikit lebih banyak menderita.

“Dengan motor ini, kami masih belum menemukan solusinya, karena motor tahun lalu berbeda. (Desain) ergonomi dari motor lama membuat kesulitan saya berkurang,” imbuhnya.

Pembalap Spanyol itu yakin, bahwa ia  akan mampu mempertahankan posisi dari kejaran rival-rivalnya lebih lama jika tidak mulai kesulitan secara fisik.

“Kami punya pengereman baik. Saya mengerem sangat agresif, sangat kuat di awal, dan akselerasi kami bagus. Saya (juga) sangat baik di area keluar tikungan,” terang Lorenzo.

“Tetapi setiap lap sedikit lebih sulit menjaga kecepatan tikungan. Saya perlu memperlambat motor untuk menikung. Mereka (para rival) semakin dekat sehingga akhirnya menyalip saya.

“Kami harus berusaha memperbaikinya. Itu sudah pasti. Jika tim memperbaikinya, maka mereka akan lebih sulit untuk mengejar saya.

“Jika kami memperbaiki masalah langsung dari ergonomi motor, saya bisa menyimpan energi lebih lama hingga akhir balapan. Serta saya menjadi lebih segar untuk berpikir dan menyerang jika mereka menyusul saya, bukan begitu?”, tandasnya.

VIDEO: Highlights Race MotoGP Prancis 2018

 

 

Lima kali juara dunia itu menekankan, fisiknya bukan masalah. Inti masalah bukan dalam metode latihan, namun desain tangki bahan bakar pada Desmosedici GP18.

“Saya berlatih lebih keras dari sebelumnya. Saya lebih kuat dari sebelumnya. Saya melakukan apa saja untuk menjadi lebih baik. Saya jauh lebih baik daripada dua dan tiga tahun lalu. Tetapi ini soal ergonomi,” tukas Lorenzo.

“Motor ini dalam pengereman memiliki tangki bahan bakar yang berbeda, lebih pendek, lebih maju. (Itu) tidak mendukung dan lebih menuntut lengan itu daripada motor tahun lalu. Kami perlu menemukan solusinya,” ucapnya.

Lorenzo mengatakan, ia dan Ducati akan mencari perbaikan saat tes privat di Sirkuit Catalunya, Barcelona pertengahan pekan mendatang.

“Di Montmelo, kami akan mencoba banyak hal untuk memecahkan masalah, karena dengan lebih banyak energi, saya yakin bisa lebih cepat dan lebih dekat dari pemenang,” pungkasnya.

Laporan tambahan oleh William Zinck

Slider
List

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team,

Jorge Lorenzo, Ducati Team,
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jorge Lorenzo, Ducati Team

Jorge Lorenzo, Ducati Team
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Next article
Masuk rumah sakit, Crutchlow mengira cederanya parah

Artikel sebelumnya

Masuk rumah sakit, Crutchlow mengira cederanya parah

Next article

Vinales anggap tim Rossi bekerja lebih baik

Vinales anggap tim Rossi bekerja lebih baik
Muat komentar